PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN PEMASANGAN KAWAT GIGI YANG DILAKUKAN OLEH TUKANG GIGI DARING
LEGAL PROTECTION FOR COSUMERS OF DENTAL BRACES BY ONLINE DENTAL CARE
Banyak ditemui di media daring iklan pemasang kawat gigi yang menjual serta memberikan penawaran dengan harga murah untuk memasangkan kawat gigi kepada konsumen tanpa memiliki wewenang, keahlian dan tidak memiliki surat izin praktik dari pemerintah. Kesalahan yang dilakukan oleh pemasang kawat gigi daring termasuk dalam suatu perbuatan melawan hukum, karena para konsumen mengalami kerugian materil dan inmateril. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis pemasangan kawat gigi yang tidak dilakukan oleh dokter gigi yang di iklankan melalui media daring dapat dianggap sebagai bentuk perbuatan melawan hukum dan 2) mengetahui dan memahami bentuk pertanggungjawaban jika konsumen mengalami kerugian setelah melakukan pemasangan kawat gigi yang tidak dilakukan oleh dokter gigi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yurdisi normatif dengan pendekatan statute approach dan conceptual approach. Hasil penelitian ini adalah Pemasangan kawat gigi yang dilakukan bukan oleh dokter gigi yang diiklankan melalui media daring telah memenuhi unsur-unsur perbuatan melawan hukum. Dikaitkan dalam Pasal 1365 KUHPer maka pertanggungjawaban pelaku usaha pemasangan kawat gigi yang telah memenuhi unsur perbuatan melawan hukum dapat dituntut untuk mengganti kerugian dengan melihat biaya yang dikeluarkan, kerugian yang sesungguhnya, dan keuntungan yang diharapkan (bunga). UU Perlindungan Konsumen juga memberikan pengaturan mengenai pertanggungjawaban produk (product liability) dimana hal tersebut dapat dikualifikasikan secara perdata dan pidana. Diperlukan pengawasan secara berkala dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah terhadap iklan yang menyesatkan yaitu penawaran jasa pemasangan kawat gigi melalui media daring.
Kata Kunci : Iklan, Kawat Gigi, PMH, Perlindungan Konsumen.
There are many online advertisements for online braces online that sell and offer cheap prices to pair braces with consumers without authority, expertise and do not have a practice license from the government. Mistakes committed by online braces are included in an unlawful act, because consumers suffer material and material losses. The purpose of this study is 1) analyzing the installation of braces that are not done by dentists advertised through online media can be considered as a form of unlawful acts and 2) knowing and understanding the forms of liability if consumers experience losses after installing braces that are not done by dentist. This study uses a type of normative jurisdiction research with a statute approach and conceptual approach. The results of this study are that the installation of braces which is not done by doctors advertised through online media has fulfilled the elements of unlawful acts. Attributed in Article 1365 of the Indonesian Criminal Code, the liability of dental braces businesses that have fulfilled the elements of unlawful acts can be sued for compensation by looking at costs incurred, actual losses and expected profits (interest). The Consumer Protection Act also provides regulations on product liability where it can be qualified both civil and criminal. Periodic and ongoing supervision is needed by the central government in coordination with the local government on misleading advertisements, namely offering dental braces through online media.
Keywords: Braces, Consumer Protection, Online Advertising, Unlawful Actions.