Teknik Psikodrama Untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama
Psychodrama Techniques to Improve the Emotional Intelligence of Junior High School Students
Masa remaja berada pada periode strom and stress, yaitu masa yang penuh dengan gejolak emosi dan tekanan psikologis yang tinggi. Hal tersebut dapat menyebabkan ketidakstabilan emosi. Ketidakstabilan emosional pada remaja dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan, terutama dalam hal kemampuan berinteraksi sosial, menyesuaikan diri di lingkungan sekolah, serta menjaga hubungan yang sehat dengan teman sebaya. Oleh karena itu, kecerdasan emosional menjadi aspek penting yang perlu dikembangkan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik SMP negeri 2 Krian dengan menggunakan teknik psikodrama. Melalui teknik psikodrama, peserta didik dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang dirinya. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan angket kecerdasan emosional yang digunakan untuk mengetahui hasil sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Subjek pada penelitian ini sebanyak 8 peserta didik yang diambil sesuai dengan rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Layanan dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,012 yang berarti lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, sehingga dapat dikatakan bahwa teknik psikodrama dapat meningkatkan kecerdasan emosional peserta didik SMP Negeri 2 Krian.
Kata kunci : Kecerdasan Emosional, Teknik Psikodrama, Bimbingan Kelompok
Adolescence is a period of storm and stress, a time filled with emotional turmoil and high psychological pressure. This can lead to emotional instability. Emotional instability in adolescents can affect many aspects of life, particularly in terms of social interaction skills, adapting to the school environment, and maintaining healthy relationships with peers. Therefore, emotional intelligence is an important aspect that needs to be developed in students. This study aims to improve the emotional intelligence of students at SMP Negeri 2 Krian using psychodrama techniques. Through psychodrama techniques, students can gain a better understanding of themselves. This study used a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The data collection method used an emotional intelligence questionnaire to determine the results before and after the treatment. The subjects of this study were 8 students selected according to the recommendations of the Guidance and Counseling teacher. The service was conducted over 4 sessions. The results of the Wilcoxon test showed that the Asymp. Sig. (2-tailed) value was 0.012, which is smaller than the significance level of 0.05. This indicates that there is a significant difference between the pretest and posttest scores, suggesting that psychodrama techniques can enhance the emotional intelligence of students at SMP Negeri 2 Krian.
Keywords: Emotional Intelligence, Psychodrama Technique, Group Guidance