Balai Yasa Surabaya Gubeng (Train Workshop KAI Daop VIII Surabaya Tahun 2018-2023)
Perawatan kereta api merupakan aspek penting dalam memperpanjang usia sarana perkeretaapian (rollingstock), bengkel kereta api memainkan peran kunci untuk kelayakan rollingstock. Indonesia memiliki istilah khusus untuk bengkel kereta api yaitu ‘balai yasa’, balai yasa tersebar di seluruh wilayah kerja PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, memiliki balai yasa bersejarah yaitu Balai Yasa Surabaya Gubeng. Balai yasa ini juga menjadi tempat perawatan besar P24 dan P48 dilakukan, hingga memodifikasi kereta tua yang sudah lama tidak digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan Balai Yasa Surabaya Gubeng pada tahun 2018-2023, serta menguraikan peranan Balai Yasa Surabaya Gubeng sebagai Bengkel KAI Daop VIII Surabaya. Penulisan skripsi ini menggunakan Metode Penelitian Sejarah, dengan empah tahapan yaitu: 1) heuristik, 2) verifikasi (kritik sumber), 3) interpetasi dan 4) historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Balai Yasa Surabaya Gubeng memiliki keunikan historis masa Staatsspoorwegen, dengan berhasil selamat dari kebangkrutan aset Staatsspoorwegen, melalui efisiensi anggaran oleh pemerintah Hindia-Belanda dan bertanggung jawab di jalur timur (Oosterlijnen). Balai Yasa Surabaya Gubeng mengalami momentum pemicu, yaitu sertifikasi manajement quality control pada tahun 2011, menjadikan Balai Yasa Surabaya Gubeng sangat terfokus pada perawatan sarana yang lebih optimal. Sebelum tahun 2018, Balai Yasa Surabaya Gubeng juga tetap merawat kereta penumpang, namun belum sebanyak saat ini. Kereta pembangkit, mulai dirawat Balai Yasa Surabaya Gubeng pada tahun 2018. Balai Yasa Surabaya Gubeng memiliki tanggung jawab merawat kereta yang dikelola Daop VIII Surabaya, disamping itu, Balai Yasa Surabaya Gubeng melakukan modifikasi sebagai bentuk inovasi pada kereta-kereta yang sudah tua. Hasil modifikasi tersebut ditemukan pada rangkaian KA Gaya Baru Malam Selatan dan kereta Panoramic, menunjukkan kemampuan Balai Yasa menciptakan produk inovatif dan memberikan pengalaman baru bagi pengguna jasa kereta api. Edukasi masyarakat mengenai perkeretaapian menjadi perhatian penting, sehingg Balai Yasa Surabaya berupaya membangun kesadaran masyarakat mengenai perkeretaapian di Daop VIII Surabaya melalui kegiatan Open House Balai Yasa.
Railway maintenance is an important aspect in extending the life of rolling stock, railway workshops play a key role for rolling stock viability. Indonesia has a special term for railway workshops called ‘balai yasa’, balai yasa are spread throughout the working area of PT Kereta Api Indonesia (KAI). Surabaya, the second largest city in Indonesia, has a historic service hall, Balai Yasa Surabaya Gubeng. This yasa hall is also where major maintenance of P24 and P48 is carried out, to modifying old trains that have not been used for a long time. This research aims to explain the development of Balai Yasa Surabaya Gubeng in 2018-2023, and describe the role of Balai Yasa Surabaya Gubeng as KAI Daop VIII Surabaya Workshop. The writing of this thesis uses the Historical Research Method, with four stages, namely: 1) heuristics, 2) verification (source criticism), 3) interpretation and 4) historiography. The results showed that Balai Yasa Surabaya Gubeng has a unique history of the Staatsspoorwegen period, by successfully surviving the bankruptcy of Staatsspoorwegen assets, through budget efficiency by the Dutch East Indies government and responsible for the eastern route (Oosterlijnen). Balai Yasa Surabaya Gubeng experienced a trigger momentum, namely quality control management certification in 2011, making Balai Yasa Surabaya Gubeng very focused on optimizing facility maintenance. Before 2018, Balai Yasa Surabaya Gubeng also maintained passenger trains, but not as much as now. Generating trains began to be maintained by Balai Yasa Surabaya Gubeng in 2018. Balai Yasa Surabaya Gubeng has the responsibility of maintaining trains managed by Daop VIII Surabaya, besides that, Balai Yasa Surabaya Gubeng made modifications as a form of innovation on old trains. The results of these modifications are found in the Gaya Baru Malam Selatan and Panoramic train series, showing the ability of Balai Yasa to create innovative products and provide new experiences for railroad service users. Public education about railways is an important concern, so Balai Yasa Surabaya seeks to build public awareness about railways in Daop VIII Surabaya through Balai Yasa Open House activities.