Perempuan yang tergabung dalam komunitas punk kerap menghadapi stigma sosial yang berlapis, baik dari masyarakat umum, keluarga, maupun stigma berbasis gender yang dilekatkan pada identitas dan pilihan hidup mereka. Stigma tersebut berpotensi menimbulkan tekanan psikologis, sehingga individu perlu mengembangkan strategi coping yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman stigma serta strategi coping yang digunakan oleh anggota perempuan Komunitas Punk X di Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Partisipan penelitian berjumlah lima orang perempuan berusia 20–40 tahun yang merupakan anggota aktif Komunitas Punk. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan observasi partisipan pasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan mengalami stigma sosial, stigma berbasis gender, dan stigma dari keluarga. Dalam menghadapi stigma tersebut, partisipan mengembangkan strategi coping yang beragam, meliputi coping berfokus pada masalah, emosi, dan pemaknaan. Strategi coping ini bersifat dinamis dan berkembang seiring pengalaman hidup serta dukungan sosial yang diterima.
Kata kunci: stigma, perempuan punk, strategi coping
Women who are members of punk communities often face layered social stigma, originating from the general public, family members, as well as gender-based stigma attached to their identities and life choices. Such stigma has the potential to generate psychological distress, making it necessary for individuals to develop adaptive coping strategies. This study aims to explore experiences of stigma and the coping strategies employed by female members of Punk Community X in Sidoarjo. This research adopts a qualitative phenomenological approach using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). The participants consisted of five women aged 20–40 years who were active members of the punk community. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and passive participant observation. The findings indicate that participants experienced social stigma, gender-based stigma, and familial stigma. In response to these experiences, participants developed diverse coping strategies, including problem-focused coping, emotion-focused coping, and meaning-focused coping. These coping strategies were dynamic and evolved alongside life experiences and the social support received.
Keywords: stigma, punk women, coping strategies