Perubahan Nilai Anak Pada Keluarga Petani Di Desa Segunung Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto
Changes in Children's Values in Farming Families in Segunung Village, Dlanggu Subdistrict, Mojokerto Regency
Nilai anak merupakan tujuan atau manfaat yang orangtua peroleh dari kehadiran seorang anak. Perubahan nilai anak dalam keluarga dapat berbeda-beda sesuai dengan keadaan sosial ekonomi dan budaya yang terdapat di lingkungan sekitar. Salah satu bentuk perubahan nilai anak terjadi pada keluarga petani di Desa Segunung, dimana seiring perkembangan zaman orangtua mulai berfikir dan bertindak secara rasional dalam menilai kehadiran seorang anak. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perubahan nilai anak pada keluarga petani di Desa Segunung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat empat perubahan orangtua dalam menilai anak yaitu perubahan fungsi ekonomi anak, peningkatan kualitas pendidikan dan pekerjaan anak, perubahan jumlah anak dalam keluarga dan perubahan nilai ketaatan anak. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat empat tindakan rasionalitas yang mempengaruhi orangtua dalam menilai anak. Tindakan rasionalitas instumental yaitu menyekolahkan anak setinggi-tingginya. Tindakan rasionalitas nilai yaitu menganggap anak sebagai anugrah dari tuhan yang harus dijaga dan dirawat dengan baik. Tindakan afektif yaitu kehadiran anak membawa kebahagiaan dan tindakan tradisional yaitu anak sebagai penerus keturunan dan ahli waris.
Kata Kunci : Nilai Anak, Tindakan Sosial, Keluarga Petani
The value of children refers to the purpose or benefits that parents derive from the presence of a child. Changes in the value of children within families can vary depending on the socio-economic and cultural conditions of their surrounding environment. One form of this change can be observed in farming families in Segunung Village, where, over time, parents have begun to think and act more rationally in assessing the presence of a child. The aim of this study is to understand the changes in the value of children in farming families in Segunung Village.This study uses a qualitative method with a phenomenological approach. The results show that there are four changes in how parents perceive their children: changes in the child’s economic function, improvements in the quality of the child’s education and occupation, changes in the number of children in the family, and shifts in the value of children’s obedience. The study also reveals four types of rational actions that influence how parents assess their children. Instrumental rationality is reflected in sending children to attain the highest possible level of education. Value-rational action is seen in viewing children as a gift from God who must be cared for and nurtured properly. Affective action is represented by the happiness that a child's presence brings. Traditional action is shown in the perception of children as heirs and successors of the family lineage.
Keywords : The Value of Children, Social Action, Farming Families