Analisis Sektor Potensial untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi Kota Probolinggo Tahun 2014 - 2019
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor potensial yang dapat mendorong pembangunan ekonomi Kota Probolinggo. Data yang digunakan merupakan data PDRB atas dasar harga konstan periode 2014 –2019. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis yaitu metode Location Quotient (LQ), Shift Share dan Analisis gabungan LQ-SS. Metode-metode ini dapat digunakan untuk menggolongkan sektor-sektor ekonomi menjadi sektor unggulan, sektor berkembang, maupun sektor tertinggal. Dengan mengangkat Kota Probolinggo menjadi wilayah studi dan Provinsi Jawa Timur sebagai wilayah referensi, maka dengan menggunakan metode analisis tersebut dapat diketahui sektor yang menjadi sektor basis, sektor non basis dan sektor unggulan, serta dapat mengetahui bagaimana perekonomian Kota Probolinggo apabila dibandingkan dengan wilayah referensi. Berdasarkan dari hasil analisis penelitian, Kota Probolinggo pada tahun 2014-2019 tergolong dalam klasifikasi wilayah yang masih dapat berkembang dengan pesat, yang memiliki sepuluh sektor basis dan tiga belas sektor unggulan.
This study aims to analyze potential sectors that can encourage economic development in Probolinggo City. The data usedis GRDP data based on constant prices for the period 2014 – 2019. The research method used to analyze is the Location Quotient (LQ), Shift Share and LQ- SS combined analysis. These methods can be used to classify economic sectors into leading sectors, developing sectors, and lagging sectors. By appointing Probolinggo City as the study area and East Java Province as the reference area, using this analysis method it can be seen which sectors are the base sector, non-base sectorand leading sector, and can find out how the economy of Probolinggo City is compared to the reference area. Based on the results of the research analysis, the City of Probolinggo in 2014-2019 is classified as a region that can still develop rapidly, which has ten basic sectors and thirteen leading sectors.