PERANCANGAN VISUAL PADA ANIMASI MITIGASI BANJIR UNTUK ANAK USIA DINI
VISUAL DESIGN IN FLOOD MITIGATION ANIMATION FOR EARLY CHILDHOOD
Indonesia tepat berada di persimpangan tiga lempeng tektonik aktif Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik sehingga bencana geologis dan hidro-klimatologis menjadi sangat rentan. Data statistic yang dikemukakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2018 mencatat 3.397 bencana yang menyebabkan dampak besar, termasuk kerugian material dan korban jiwa, dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Banjir menjadi salah satu bencana yang sering terjadi, seperti yang melanda Surabaya dan Sidoarjo, yang berdampak luas pada masyarakat, termasuk kerugian sosial, ekonomi, dan psikologis, terutama bagi anak usia dini sebagai kelompok yang paling rentan.
Anak usia dini menghadapi risiko besar dari banjir akibat keterbatasan fisik dan kurangnya kemampuan memahami serta merespons bahaya. Namun, pendidikan kebencanaan di Indonesia masih belum terintegrasi secara menyeluruh dalam kurikulum sekolah dan cenderung bersifat reaktif. Sebagai langkah alternatif, media pembelajaran berbasis animasi dapat menjadi solusi yang efektif untuk menyampaikan informasi tentang mitigasi bencana dengan cara yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang media animasi mitigasi banjir yang edukatif dan menarik bagi anak usia dini. Media ini bertujuan memberikan pemahaman tentang risiko banjir, langkah pencegahan, serta tindakan yang perlu dilakukan saat bencana terjadi. Dengan pendekatan visual yang menarik dan penyampaian pesan yang sederhana, animasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan anak usia dini, sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana di Indonesia secara lebih efektif.
Kata Kunci : Mitigasi, Banjir, Anak-anak, Animasi, Ilustrasi
Indonesia is located right at the intersection of three active tectonic plates, Eurasia, Indo-Australia, and the Pacific, making it very vulnerable to geological and hydro-climatological disasters. Statistical data presented by the National Disaster Management Agency (BNPB) in 2018 recorded 3,397 disasters that caused major impacts, including material losses and fatalities, in the last ten years. Floods are one of the disasters that often occur, such as those that hit Surabaya and Sidoarjo, which have a wide impact on society, including social, economic, and psychological losses, especially for young children as the most vulnerable group.
Young children face great risks from flooding due to physical limitations and lack of ability to understand and respond to danger. However, disaster education in Indonesia has not been fully integrated into the school curriculum and tends to be reactive. As an alternative, animation-based learning media can be an effective solution to convey information about disaster mitigation in an interesting and easily understood way for children.
This study aims to design educational and interesting flood mitigation animation media for young children. This media aims to provide an understanding of flood risks, preventive measures, and actions that need to be taken when a disaster occurs. With an attractive visual approach and simple message delivery, this animation is expected to increase awareness and preparedness of early childhood, while supporting disaster mitigation efforts in Indonesia more effectively.
Keywords: Mitigation, Flood, Children, Animation, Illustration