PENGGUNAAN GAIRAIGO MAHASISWA INTERNSHIP DI BIDANG KERJA GROUND HANDLING BANDARA INTERNASIONAL NARITA
THE USE OF GAIRAIGO BY INTERNSHIP STUDENTS IN THE FIELD OF GROUND HANDLING AT NARITA INTERNATIONAL AIRPORT
Penggunaan Gairaigo dalam bahasa Jepang terus meningkat seiring dengan pengaruh globalisasi, khususnya dalam lingkungan bidang kerja Ground Handling di Bandara Internasional Narita, Jepang. Namun, pemahaman dan penggunaan gairaigo yang kurang tepat dapat memengaruhi efektivitas kerja, terutama bagi mahasiswa Internship yang belum familiar dengan sistem penulisan katakana dan prinsip gairaigo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan gairaigo para mahasiswa Internship dalam lingkungan bidang kerja Ground Handling di Bandara Internasional Narita. Serta mendeskripsikan penggunaan Gairaigo dalam mempengaruhi efektivitas kerja mahasiswa Internship di lingkungan bidang kerja Ground Handling di Bandara Internasional Narita. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung dan penyebaran tes dan angket kepada 16 responden mahasiswa Internship di Ground Handling Bandara Narita. Kemudian, data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk menarasikan dan menginterpretasikan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 58 gairaigo yang telah diidentifikasi. Gairaigo tersebut terbagi menjadi tiga kategori, yaitu yang ditemukan pada papan informasi, poster, dan papan pengumuman. Dimana responden cenderung tidak cukup teliti dalam menafsirkan kosakata gairaigo yang menyebabkan kesalahan dalam penulisan istilah tersebut dengan katakana. Selain itu, penggunaan Gairaigo memengaruhi efektivitas kerja mahasiswa Intenship, dengan kendala utama ditemukan pada kurangnya pemahaman yang mendalam tentang huruf katakana, sistem penulisan yang digunakan untuk kata serapan dari bahasa asing. Kendala ini disebabkan oleh pemahaman responden terhadap prinsip penulisan gairaigo sesuai dengan aturan katakana masih terbatas. sehingga menyebabkan ketidaktepatan dalam penerapan gairaigo yang sering ditemui di lingkungan kerja.
The use of Gairaigo in the Japanese language continues to increase alongside the influence of globalization, particularly in the work environment of Ground Handling at Narita International Airport, Japan. However, inadequate understanding and improper use of Gairaigo can affect work effectiveness, especially for internship students who are not yet familiar with the katakana writing system and the principles of Gairaigo. This study aims to describe the Gairaigo proficiency of internship students in the Ground Handling work environment at Narita International Airport, as well as to describe the use of Gairaigo in influencing the work effectiveness of internship students in this environment. This research employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through direct observation and the distribution of tests and questionnaires to 16 internship student respondents in the Ground Handling department at Narita Airport. The data were then analyzed using descriptive analysis techniques to narrate and interpret the findings. The results of the study indicate that a total of 58 Gairaigo terms were identified. These Gairaigo were categorized into three groups: those found on information boards, posters, and announcement boards. The respondents tended to lack precision in interpreting Gairaigo vocabulary, leading to errors in writing these terms in katakana. Furthermore, the use of Gairaigo affects the work effectiveness of internship students, with the main challenge being a lack of in-depth understanding of katakana, the writing system used for foreign loanwords. This challenge arises from the respondents' limited understanding of the principles of writing Gairaigo according to katakana rules, resulting in frequent inaccuracies in the application of Gairaigo commonly encountered in the work environment.