Makna Kerja sebagai Prediktor Work Engagement pada Karyawan Tekstil
Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia menghadapi tantangan serius akibat penurunan kinerja ekspor yang signifikan, menuntut perusahaan untuk memperkuat performa karyawan sebagai aset strategis. Riset ini bertujuan mengidentifikasi signifikansi korelasi antara kebermaknaan kerja dan work engagement pada karyawan produksi perusahaan tekstil. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian melibatkan 72 karyawan produksi Perusahaan X yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala kebermaknaan kerja yang dikembangkan berdasarkan konsep Steger (2019) dan work engagement berdasarkan konsep Schaufeli dan Bakker (2010), yang kemudian dianalisis menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara kebermaknaan kerja dengan work engagement (r = 0,406, p < 0,05), dengan kontribusi sebesar 16,4% terhadap varians work engagement. Temuan ini mengonfirmasi kebermaknaan kerja berperan sebagai sumber daya kerja yang memperkuat work engagement karyawan produksi dalam konteks industri TPT, sejalan dengan Job Demands-Resources (JD-R) Model. Implikasi praktis penelitian ini menyarankan manajemen sumber daya manusia untuk meningkatkan work engagement melalui penguatan persepsi kebermaknaan kerja, khususnya dengan memperjelas kontribusi pekerjaan terhadap tujuan organisasi dan masyarakat luas.
Kata Kunci: Kebermaknaan Kerja, Work Engagement, Karyawan Produksi, Industri Tekstil, Produk Tekstil.
The Indonesian textile and textile product (TPT) industry faces serious challenge due to significant export performance decline, demanding companies to strengthen employee performance as strategic asset. This research aims to identify the significance of relationship between work meaningfulness and work engagement on production employees of textile company. Using quantitative approach with correlational design, the research involves 72 production employees of Company X who were selected through simple random sampling. Data was collected using work meaningfulness scale that was developed based on the concept of Steger (2019) and work engagement based on the concept of Schaufeli and Bakker (2010), which then was analyzed using Pearson Product Moment correlation. Research results show significant positive relationship between work meaningfulness with work engagement (r = 0.406, p < 0.05), with contribution amounting to 16.4% toward work engagement variance. This finding confirms work meaningfulness plays role as work resource that strengthens work engagement of production employees in the context of TPT industry, in alignment with Job Demands-Resources (JD-R) Model. The practical implication of this research suggests human resource management to increase work engagement through strengthening perception of work meaningfulness, particularly by clarifying work contribution toward organizational goals and wide society.
Keywords: Meaningful Work, Work Engagement, Production Employees, Textile Industy, Textile Product.