IMAJINASI BUNGA MATAHARI SEBAGAI IDE PENCIPTAAN SENI LUKIS
THE IMAGINATION OF SUNFLOWERS AS AN IDEA FOR CREATING PAINTING ART
Bunga matahari merupakan bunga majemuk yang tersusun dari beberapa bunga kecil yang melambangkan arti persatuan dan perdamaian. Salah satu keunikan bunga matahari adalah pergerakannya selalu mengikuti arah cahaya matahari bergulir, Hal ini melambangkan seorang hamba yang setia dan patuh kepada Tuhannya. Filosofi itu menarik bagi perupa untuk divisualisasikan menjadi lukisan yang bertujuan untuk menjaga persatuan dan perdamaian antar umat manusia. Metode yang digunakan dalam penciptaan ini ialah metode Deskriptif yang meliputi teori L.H. Chapman (dalam Humar Sahman 1993 : 119). Fokus ide meliputi filosofi dan imajinasi bunga matahari yang diwujudkan dalam bentuk karya lukisan terdiri dari 5 karya lukisan berjudul Bertuhantu, Plot Twist, Terbakar Cahayamu, Dongeng Sebelum Tidur dan Kau Adalah Aku yang Lain. Harapannya, karya ini dapat menjadi semangat perdamaian dan persatuan antar umat manusia.
The sunflower is a composite flower composed of numerous small florets, symbolizing unity and peace. One of its unique characteristics is its consistent movement in the direction of sunlight, which represents a devout servant’s loyalty and obedience to their Creator. This philosophy becomes an intriguing subject for visual artists to express through painting, aiming to promote unity and peace among humankind. The method used in the creation of this work is the descriptive method, which includes the theory of L.H. Chapman (as cited in Humar Sahman, 1993:119). The central ideas focus on the philosophy and imagination surrounding sunflowers, which are realized in five paintings titled Bertuhantu (Divine Devotion), Plot Twist, Terbakar Cahayamu (Burned by Your Light), Dongeng Sebelum Tidur (A Bedtime Tale), and Kau Adalah Aku yang Lain (You Are My Other Self) . It is hoped that these works will inspire a spirit of peace and unity among all people.