Pengaruh Work Life Balance terhadap Psychological Well Being pada Tenaga Kesehatan di Sumenep
The Effect of Work-Life Balance on Psychological Well-Being Among Healthcare Workers in Sumenep
Tenaga kesehatan merupakan kelompok kerja yang memiliki risiko tinggi mengalami tekanan fisik dan psikologis, sehingga menjaga kesejahteraan psikologis menjadi aspek penting dalam mencegah stres dan burnout. Penelitian kali ini memiliki tujuan untuk mengetahui terkait pengaruh dari work life balance terhadap psychological well-being pada tenaga kesehatan di Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui Google form. Penentuan sampel menggunakan sensus (total sampling) yang akan menargetkan sekitar 111 tenaga kesehatan di Sumenep. Selanjutnya data-data tersebut juga dianalisis lebih lanjut menggunakan regresi linier sederhana. Analisis hasil studi ini mengemukakan bahwasanya work life balance memiliki pengaruh yang signifikan terhadap psychological well-being hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi p = 0,000. Koefisien determinasi sebesar R² = 47,8% menandakan bahwa hampir separuh variasi psychological well-being mampu dijabarkan oleh work life balance. Analisis ini menjelaskan bahwasanya semakin baik WLB yang dimiliki tenaga kesehatan , semakin tinggi tingkat PWB yang mereka rasakan. Kondisi ini juga bisa dilihat dalam konteks karakteristik wilayah Sumenep yang berbeda dari kawasan perkotaan, termasuk dalam hal akses terhadap sarana pendukung pemulihan psikologis di luar lingkungan kerja. Keterbatasan tersebut membuat tenaga kesehatan lebih mengandalkan WLB untuk mempertahankan kondisi psikologis yang stabil. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwasanya WLB merupakan aspek penting dalam memahami kondisi PWB tenaga kesehatan di Sumenep. Studi penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas kesehatan di Sumenep perlu memprioritaskan pengaturan kerja yang fleksibel serta dukungan psikososial, mengingat terbatasnya sumber coping eksternal yang tersedia bagi tenaga kesehatan.
Healthcare workers are a work group at high risk of experiencing physical and psychological stress, so maintaining psychological well-being is a crucial aspect in preventing stress and burnout. This study aims to determine the effect of work-life balance on psychological well-being among healthcare workers in Sumenep. This study used a quantitative method, with data collected through a Google form. The sample was determined using a census (total sampling) targeting approximately 111 healthcare workers in Sumenep. Furthermore, the data were further analyzed using simple linear regression. The analysis of the study results suggests that work-life balance has a significant influence on psychological wellbeing, as evidenced by a significance value of p = 0.000. The coefficient of determination of R² = 47.8% indicates that almost half of the variation in psychological well-being can be explained by work-life balance. This analysis explains that the better the WLB possessed by healthcare workers, the higher the level of PWB they feel. This condition can also be seen in the context of the characteristics of the Sumenep region, which differs from urban areas, including in terms of access to support facilities for psychological recovery outside the work environment. These limitations force healthcare workers to rely more heavily on WLB to maintain psychological well-being. Overall, the research findings demonstrate that WLB is a crucial aspect in understanding the PWB of healthcare workers in Sumenep. This study suggests that healthcare facilities in Sumenep need to prioritize flexible work arrangements and psychosocial support, given the limited external coping resources available to healthcare workers.