HEGEMONI DALAM NOVEL MAJNUN KARYA ANTON KURNIA (KAJIAN HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI)
HEGEMONY IN THE NOVEL MAJNUN BY ANTON KURNIA (A STUDY OF THE HEGEMONY OF ANTONIO GRAMSCI)
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hegemoni dalam novel Majnun karya Anton Kurnia yang akan diungkap secara detail dan komprehensif, menggunakan teori hegemoni Antonio Gramsci. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan antropologi sastra. Sumber data yang digunakan adalah novel berjudul Majnun karya Anton Kurnia. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca, simak, catat, dan pustaka dengan sistem pengkodean. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode hermeneutik. Hasil dari penelitian ini ditemukan sembilan praktik dan bentuk hegemoni sesuai teori Antonio Gramsci, sebagai berikut : 1) praktik Hegemoni kebudayaan yang berupa lingkungan Yusuf mempercayai budaya secara turun temurun, 2) praktik Hegemoni general berupa tokoh Eyang Putri Mariam Sastroprawiro menghegemoni Yusuf beratalegawa untuk membeli bunga rampai di pasar setiap Kamis Wage, 3) praktik Hegemoni ideologi berupa kegiatan-kegiatan demonstrasi yang dilakukan oleh Majnun karena terpengaruh ideologi, 4) praktik Hegemoni kepercayaan populer berupa kepercayaan populer foklor yang turun-temurun, 5) praktik Hegemoni kaum intelektual berupa hegemoni intelektual organik dan tradisional, 6) praktik Hegemoni negara berupa praktik hegemoni masyarakat politik terjadi saat Prabu Guru Darmasiksa menghegemoni seluruh masyarakatnya, 7) bentuk hegemoni integral berupa dua subjek dan objek hegemoni tidak terdapat kontradiksi, 8) bentuk hegemoni merosot berupa kondisi tokoh Mbah Kung yang merupakan seorang perwira yang taat pada aturan Orde Baru, 9) bentuk hegemoni minimum berupa kondisi tokoh Semaoen dan parah buruh menjadi objek hegemoni yang dilakukan oleh kolonial Belanda.
Kata Kunci: Hegemoni, Sastra, Majnun
This research aims to describe the hegemony in the novel Majnun by Anton Kurnia which will be revealed in detail and comprehensively, using Antonio Gramsci's theory of hegemony. This research includes qualitative research with a literary anthropology approach. The data source used is a novel entitled Majnun by Anton Kurnia. The data collection technique in this research uses reading, listening, note-taking, and library techniques with a coding system. Data analysis in this study used the hermeneutic method. The results of this study found nine practices and forms of hegemony according to Antonio Gramsci's theory, as follows: 1) the practice of cultural hegemony in the form of Yusuf's environment believing in culture for generations, 2) the practice of general hegemony in the form of the character Eyang Putri Mariam Sastroprawiro hegemoni Yusuf beregawa to buy potpourri in the market every Thursday Wage, 3) the practice of ideological hegemony in the form of demonstration activities carried out by Majnun because they are influenced by ideology, 4) the practice of popular belief hegemony in the form of foklor popular beliefs that have been passed down from generation to generation, 5) the practice of intellectual hegemony in the form of organic and traditional intellectual hegemony, 6) the practice of state hegemony in the form of the practice of hegemony in political society occurs when Prabu Guru Darmasiksa hegemonizes all of his people, 7) the form of integral hegemony in the form of two subjects and objects of hegemony there is no contradiction, 8) the form of degenerate hegemony in the form of the condition of the character Mbah Kung who is an officer who obeys the rules of the New Order, 9) the form of minimum hegemony in the form of the condition of the character Semaoen and severe laborers becoming the object of hegemony carried out by the Dutch colonials.
Keywords: Hegemony, Literature, Majnun