The Corellation Between Physical Fitness and Concentration Levels on Physical Education Learning Outcomes at SMKN in Gresik
Tingkat konsentrasi memiliki manfaat sebagai penunjang peserta didik pada saat mengikuti proses pembelajaran di sekolah. Temuan dilapangan peserta didik banyak yang mengalami kelelahan saat proses pembelajaran khususnya pada pembelajaran PJOK saat praktik di lapangan, sehingga konsentrasi peserta didik akan terganggu dan berdampak pada tingkat konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara kebugaran jasmani dan tingkat konsentrasi terhadap hasil belajar PJOK peserta didik SMK Negeri 1 Driyorejo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 288 peserta didik dari 8 rombel. Pemilihan sampel menggunakan Cluster Random Sampling, untuk menentukan sampel peneliti mengunakan metode spin, sampel yang terpilih adalah kelas XI TITL 1 dengan jumlah 36 peserta didik. Data pada penelitian ini menggunakan uji parcial untuk mengetahui hubungan dua variabel, pada variabel kebugaran jasmani dan hasil belajar yang mendapatkan nilai signifikansi 0.046<0.05, sedangkan koefesien korelasi 0.335 yang menunjukan adanya hubungan namun tergolong lemah. Untuk uji parcial variabel tingkat konsentrasi dan hasil belajar mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0.048<0.05 dengan keoefesien korelasi 0.331 yang menunjukan adanya hubungan dengan kategori hubungan yang lemah. Untuk hasil pengolahan data uji simultan dari ketiga variabel diuji secara bersama-sama mendapatkan nilai signifikansi sebesar 0.001 dan nilai fhitung>ftabel (5.296>3.28). Dengan syarat uji simultan apabila nilai signifikansi lebih kecil dari pada nilai probabilitas maka terdapat hubungan (0.001<0.05). Berdasarkan perolehan uji simultan dapat diartikan adanya hubungan positif dan signifikan antara kebugaran jasmani dan tingkat konsentrasi terhadap hasil belajar PJOK peserta didik SMK Negeri 1 Driyorejo.
The level of concentration has benefit as support for students when they’re participating in the learning process at school. In fact, many students experience fatigue during the learning process, especially in physical education subject (PJOK) practice in the field, so that students' concentration will be disturbed and can be affected on the level of learning concentration. The study aims to determine the correlation between physical fitness and concentration levels on the learning outcomes of physical education (PJOK) students at SMK Negeri 1 Driyorejo. This type of research is quantitative correlational. The population included 288 students from 8 classes. Cluster random sampling and spin method were used to select the sample. The selected sample was class XI TITL 1 with a total of 36 students. The results and discussion of the partial test on physical fitness and learning outcomes variables had a significant value of 0.046, while the correlation coefficient was 0.335, which shows a correlation but is classified as weak. The concentration level and learning outcomes variables showed a sufficient correlation, with a value of 0.048 and a correlation coefficient of 0.331, which shows a correlation but is classified as weak. Furthermore , the data processing result from all three variables simultaneously (simultaneous test) obtained a significant value of 0.01<0.05 and result of Fcount>Ftable (5.296>3.28) with these two values obtained from the simultaneous test, it can be concluded that for the variables of physical fitness and concentration level on learning outcomes, there is a positive and significant correlation between physical fitness and concentration level on Physical Education (PJOK) learning outcomes at SMK Negeri 1 Driyorejo.