Komposisi Spesies Bivalvia Intertidal di Pantai Prenduan, Pulau Madura
Species Composition of Intertidal Bivalves in Prenduan Beach, Madura Island
Pantai Prenduan di pesisir selatan Kabupaten Sumenep, Palau Madura, memiliki keragaman jenis kerang yang potensial untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mendata dan menganalisis komunitas kerang di kawasan Pantai Prenduan. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode plot kuadrat berukuran 5 x 5 m dengan subplot berukuran 1 x 1 m pada tiga stasiun dengan substrat berbeda. Indeks keragaman jenis (Shannon-Wiener) berkisar antara 1,15–1,36 dan tergolong rendah. Kelimpahan relatif (KR) berkisar antara 0,63–60,38%. Penelitian ini berhasil mengkoleksi 159 spesimen bivalvia dari 7 famili dan 11 jenis bivalvia, yaitu Anadara antiquata, Psammocoma gubernaculum, Placuna placenta, Amusium pleuronectes, Gari elongata, Solen sp., Marcia hiantina, Marcia recens, Placemen isabellina, Anamolodiscus squamosus, dan Dosinia sp. Dua jenis dengan kelimpahan relatif terbesar adalah Anadara antiquata (60,38%) dan Solen sp. (15,72%). Dua jenis tersebut mempunyai potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber protein hewani laut.
Prenduan Beach on the southern coast of Sumenep Regency, Madura Island, is a habitat for various species of bivalves that may be used further. The objective of our research was to document and examine the bivalvia population in Prenduan Beach. Sampling was carried out using the 5 x 5 m quadrat plot method with a 1 x 1 m subplot at three stations with different substrates. The species diversity index (Shannon-Wiener) ranged from 1.15 to 1.36 and was classified as low. Relative abundance (RA) ranged from 0.63 to 60.38%. This study collected 159 bivalvia specimens from 7 families and 11 species namely Anadara antiquata, Psammocoma gubernaculum, Placuna placenta, Amusium pleuronectes, Gari elongata, Solen sp., Marcia hiantina, Marcia recens, Placemen isabellina, Anamolodiscus squamosus, and Dosinia sp. The two species with the highest relative abundance were Anadara antiquata (60.38%) and Solen sp. (15.72%). Both species have the potential to be used as a source of seafood.