KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH PADA MATERI PELUANG DITINJAU DARI GAYA BELAJAR
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tertulis dan lisan siswa dalam memecahkan masalah peluang berdasarkan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskripsi kualitatif. Subjek penelitian ini ialah tiga siswa SMP kelas IX dengan gaya belajar berbeda (visual, auditorial, dan kinestetik), kemampuan matematika setara dan jenis kelamin sama. Data penelitian diperoleh dari angket gaya belajar, tes kemampuan matematika, tes kemampuan komunikasi matematis (tertulis dan lisan), dan wawancara. Tes kemampuan komunikasi matematis dianalisis menggunakan indikator kemampuan komunikasi matematis menurut Nurhasanah et al. (2019). Hasil penelitian ialah pada komunikasi matematis tertulis, siswa bergaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dapat memenuhi empat indikator yakni menyatakan suatu masalah ke dalam ide matematis, menyatakan suatu masalah ke dalam model matematis, mempresentasikan pemecahan masalah dengan terorganisasi dan terstruktur, dan mengevaluasi ide matematis. Perbedaannya ialah siswa visual tidak menuliskan hal yang ditanyakan melainkan menjelaskan melalui wawancara, siswa auditorial tidak menyusun rencana pemecahan masalah, dan terdapat ketidaktelitian pada siswa visual dan kinestetik dalam memecahkan masalah. Kemudian, pada komunikasi matematis lisan, siswa bergaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik dapat memenuhi empat indikator yakni menyatakan suatu masalah ke dalam ide matematis, menyatakan suatu masalah ke dalam model matematis, mempresentasikan pemecahan masalah dengan terorganisasi dan terstruktur, dan mengevaluasi ide matematis dengan perbedaannya ialah siswa auditorial tidak menjelaskan informasi yang diketahui dan ditanyakan secara langsung melainkan melalui wawancara. Manfaat dari penelitian ini ialah dapat digunakan sebagai bahan untuk merancang pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan untuk mengembangkan penelitian lebih lanjut.
Kata Kunci: Kemampuan komunikasi matematis, memecahkan masalah, materi peluang, gaya belajar
This purpose of this study is to describe students' written and oral mathematics communication abilities in solving probability problems based on their learning styles. This research uses a qualitative approach with qualitative description research methods. The subjects of this study were three ninth grade junior high school students with different learning styles (visual, auditory, and kinesthetic), equivalent mathematical ability, and the same gender. Data were collected from learning style questionnaires, mathematics ability tests, mathematical communication ability tests (both written and oral), and interviews. The mathematical communication ability test was analyzed using the mathematical communication ability indicators from Nurhasanah et al. (2019). The results of the study showed that in written mathematical communication, students with visual, auditory, and kinesthetic learning styles met four indicators: expressing a problem in mathematical ideas, expressing a problem in mathematical models, solving problems in an organized and structured way, and evaluating mathematical ideas. The difference is that visual students do not write what is asked but explain it through interviews, auditory students do not make a problem-solving plan, and there are inaccuracies in problem-solving among visual and kinesthetic students. In oral mathematical communication, students with visual, auditory, and kinesthetic learning styles met four indicators: expressing a problem in mathematical ideas, expressing a problem in mathematical models, solving problems in an organized and structured way, and evaluating mathematical ideas. The difference is that auditory students do not explain the information that is asked directly but rather through interviews. The benefits of this study can be used as a basis for designing teaching strategies that can improve students' mathematical communication abilities and to further develop future research.
Keywords: Mathematical communication ability, problem solving, probability material, learning styles