EFEKTIFITAS JENIS SERANGAN CABANG OLAHRAGA PENCAK SILAT KATEGORI TANDING PUTRA PADA POPDA JATIM 2024
EFFECTIVENESS OF ATTACK TYPES OF PENCAK SILAT SPORTS BRANCH IN MEN'S COMPETITION CATEGORY AT POPDA JATIM 2024
Pencak silat merupakan cabang olahraga bela diri asli Indonesia yang secara rutin mengadakan pertandingan mulai jenjang daerah hingga internasional. Perubahan terbaru pada aturan pertandingan khususnya pada kategori tanding, telah membawa sejumlah penyesuaian yang signifikan dalam teknik serangan dan aturan pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah dan jenis serangan (serangan tangan, serangan kaki, dan jatuhan) yang divalidasi oleh wasit atau juri pada pertandingan kategori tanding kelas ringan (A), menengah (E), dan berat (I) putra yang mewakili rentang yang cukup luas dari tipe fisik atlet pencak silat di Pekan Olahraga Daerah (Popda) Jawa Timur 2024, yang diselenggarakan di GOR Sultan Abdul Kadirun, Kabupaten Bangkalan. Tujuan dari penelitian ini: (1) Mengidentifikasi jumlah jenis serangan yang dilakukan oleh atlet putra pada setiap pertandingan Popda Jatim 2024, dan (2) Menentukan jenis serangan yang paling efektif digunakan oleh atlet pada babak perempat final, semifinal, dan final. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimen dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi rekaman pertandingan pada babak perempat final, semifinal, dan final yang didokumentasikan secara pribadi. Data kemudian dideskripsikan, disajikan dalam bentuk tabel, dihitung persentasenya, dan divisualisasikan dalam bentuk diagram untuk memudahkan analisis. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pada kategori tanding kelas A, E, dan I, teknik jatuhan merupakan jenis serangan yang paling dominan dengan persentase 48%. Teknik serangan kaki berada pada posisi kedua dengan persentase 40%, sementara teknik serangan tangan menjadi yang paling jarang digunakan dengan persentase 12%. Terlepas dari kelas berat badan, Temuan ini menunjukkan bahwa teknik jatuhan lebih efektif dalam menghasilkan poin pada pertandingan pencak silat.
Kata Kunci : Efektifitas, Jenis Serangan, Pencak Silat
Pencak silat is a native Indonesian martial art that regularly holds competitions from regional to international levels. Recent changes to the competition rules, especially in the match category, have brought about a number of significant adjustments in attack techniques and match rules. This study aims to analyze the number and types of attacks (hand attacks, leg attacks, and falls) validated by referees or judges in men's light (A), middle (E), and heavy (I) class matches that represent a fairly wide range of physical types of pencak silat athletes at the 2024 East Java Regional Sports Week (Popda), held at the Sultan Abdul Kadirun Sports Hall, Bangkalan Regency. The objectives of this study were: (1) To identify the number of types of attacks carried out by male athletes in each 2024 East Java Popda match, and (2) To determine the most effective types of attacks used by athletes in the quarter-finals, semifinals, and finals. This study uses a non-experimental quantitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation of match recordings in the quarter-finals, semifinals, and finals that were personally documented. The data were then described, presented in tabular form, calculated the percentage, and visualized in diagram form to facilitate analysis. The results of the statistical analysis showed that in the A, E, and I class competition categories, the takedown technique was the most dominant type of attack with a percentage of 48%. The leg attack technique was in second place with a percentage of 40%, while the hand attack technique was the least used with a percentage of 12%. These findings indicate that the takedown technique is more effective in generating points in pencak silat matches, regardless of weight class, especially in the quarter-finals, semifinals, and finals.
Keywords: Effectiveness, Type of Attack, Pencak Silat