Proses Berpikir Fungsional Mahasiswa Pelayaran dalam Pemecahan Masalah dengan Scaffolding berdasarkan Efikasi Diri
Functional Thinking Process of Shipping Students in Problem Solving with Scaffolding based on Self-Efficacy
Luthfiana Tarida. Proses Berpikir Fungsional Mahasiswa Pelayaran dalam Pemecahan Masalah dengan Scaffolding berdasarkan Efikasi Diri. Disertasi. Surabaya. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. S3 Pendidikan Matematika. 2025 Promotor: Prof. Dr. Mega Teguh Budiarto, M.Pd, Kopromotor: Dr. Agung Lukito, M.S.
Sebagai calon pelaut profesional, mahasiswa pelayaran secara tidak langsung dituntut untuk terlibat dalam proses berpikir fungsional, terutama ketika memecahkan masalah matematis yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran. Namun, beberapa dari mereka mengalami kesulitan dalam berpikir fungsional, termasuk dalam menentukan hubungan kovariasional dan korespondensi. Scaffolding adalah salah satu bantuan potensial untuk mengatasi kesulitan berpikir fungsional. Selain scaffolding, keberhasilan seseorang dalam proses pemecahan masalah juga melibatkan efikasi diri. Namun, penelitian yang telah mengintegrasikan berpikir fungsional di kalangan mahasiswa pelayaran, efikasi diri dan pemecahan masalah dengan scaffolding masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses berpikir fungsional mahasiswa pelayaran dengan tingkat efikasi diri tinggi, sedang dan rendah dalam pemecahan masalah matematis melalui scaffolding. Penelitian ini melibatkan mahasiswa pelayaran semester dua pada Program Studi Nautika dengan kemampuan matematika setara dan tingkat efikasi diri tinggi, sedang dan rendah. Data proses berpikir fungsional dieksplorasi secara mendalam melalui wawancara semi-terstruktur berdasarkan tugas. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa dengan efikasi diri tinggi, sedang dan rendah terlibat dalam seluruh aspek berpikir fungsional dengan pendekatan yang berbeda yang dipicu melalui scaffolding. Aspek tersebut meliputi mengidentifikasi masalah, merepresentasikan data, menemukan pola rekursif, menemukan hubungan kovariasional, menemukan hubungan korespondensi dan mengevaluasi aturan umum. Mahasiswa dengan efikasi diri tinggi menemukan pola rekursif dengan beragam cara melalui scaffolding yang memicu pada beragam penemuan hubungan antar variabel lebih lanjut. Mahasiswa dengan efikasi diri sedang memperlihatkan perkembangan berpikir fungsional yang konsisten melalui bantuan scaffolding dan penggunaan representasi visual, seperti grafik dan tabel, untuk membangun pola dan hubungan antar variabel. Mahasiswa dengan efikasi diri rendah juga terlibat dalam seluruh aspek berpikir fungsional, meskipun hasilnya belum sepenuhnya optimal, namun tetap terbantu dalam membentuk pemahaman dasar terhadap hubungan fungsional melalui scaffolding. Mahasiswa dengan efikasi diri tinggi memiliki keyakinan yang kuat dalam menghadapi tantangan, sehingga lebih termotivasi untuk mencari beragam solusi pada setiap proses pemecahan masalah. Proses pemecahan masalah tersebut meliputi analisis, desain, eksplorasi, implementasi dan verifikasi yang memicu mahasiswa terlibat dalam aktivitas berpikir fungsional. Temuan ini memiliki implikasi langsung untuk meningkatkan praktik pendidikan, tidak hanya untuk para profesional pelatihan maritim tetapi juga pada bidang lain dengan karakteristik yang sama, dengan mengintegrasikan mempertimbangkan tingkat efikasi diri dan berpikir fungsional ke dalam tugas-tugas pemecahan masalah matematis dengan scaffolding.
Kata Kunci: Berpikir Fungsional, Mahasiswa Pelayaran, Efikasi Diri, Scaffolding, Pemecahan Masalah.
Luthfiana Tarida. Functional Thinking Process of Shipping Students in Problem Solving with Scaffolding based on Self-Efficacy. Dissertation. Surabaya. Faculty of Mathematics and Natural Sciences. Doctorate Program in Mathematics Education. 2025. Promoter: Prof. Dr. Mega Teguh Budiarto, M.Pd, Copromoter: Dr. Agung Lukito, M.S.
As future professional seafarers, seafaring students are indirectly required to engage in functional thinking processes, especially when solving mathematical problems related to seafaring safety. However, some of them experience difficulties in functional thinking, including in determining covariational and correspondence relationships. Scaffolding is one of the potential aids to overcome functional thinking difficulties. In addition to scaffolding, one's success in the problem-solving process also involves self-efficacy. However, research that has integrated functional thinking among shipping students, self-efficacy and problem solving with scaffolding is still limited. This study aims to explore the functional thinking process of shipping students with high, medium and low levels of self-efficacy in mathematical problem solving through scaffolding. This study involved second semester sailing students in the Nautical Study Program (Deck Officer Program) with equal mathematical ability and high, medium and low levels of self-efficacy. Functional thinking process data were explored in depth through semi-structured task-based interviews. This study found that students with high, medium, and low self-efficacy engaged in all aspects of functional thinking with different approaches triggered through scaffolding. These aspects included identifying problems, representing data, finding recursive patterns, finding covariational relationships, finding correspondence relationships, and evaluating general rules. Students with high self-efficacy found recursive patterns in various ways through scaffolding, which triggered a variety of further discoveries of relationships between variables. Students with moderate self-efficacy showed consistent functional thinking development through scaffolding assistance and the use of visual representations, such as graphs and tables, to establish patterns and relationships between variables. Students with low self-efficacy also engaged in all aspects of functional thinking, although the results were not fully optimal, but they were still helped in forming a basic understanding of functional relationships through scaffolding. Students with high self-efficacy had strong confidence in facing challenges, so they were more motivated to seek various solutions in every problem-solving process. The problem-solving process included analysis, design, exploration, implementation, and verification, which triggered students to engage in functional thinking activities. The findings had direct implications for improving educational practices, not only for maritime training professionals but also in other fields with similar characteristics, by considering levels of self-efficacy and functional thinking in scaffolded mathematical problem-solving tasks.
Keywords: Functional Thinking, Seafaring Students, Self-Efficacy, Scaffolding, Problem Solving.