Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan, kevalidan, dan keefektifan media
pembelajaran video kesenian tradisional Ludruk untuk meningkatkan
keterampilan menyimak mahasiswa BIPA di Universitas Negeri Surabaya. Media
pembelajaran video kesenian tradisional Ludruk dirancang sesuai dengan konteks
budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D)
dengan model Four-D oleh Thiagarajan (1974) yang mencakup empat tahap,
yaitu pendefinisian (Define ), perancangan (Design ), pengembangan
(Develop ), dan penyebaran (Disseminate) . Teknik pengumpulan data
meliputi wawancara, observasi, dan angket. Teknik analisis data penelitian ini
menggunakan mixed
method s.
Metode tersebut adalah pendekatan penelitian yang menggabungkan metode
penelitian kuantitatif dan kualitatif dalam satu penelitian. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran video kesenian tradisional Ludruk
berhasil dikembangkan melalui empat tahap dalam model Four-D , yaitu
pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Setiap tahap
dilaksanakan secara sistematis berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan,
karakteristik mahasiswa BIPA, serta tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.
Produk akhir berupa video kesenian tradisional Ludruk disusun dengan alur
naratif, elemen budaya, dan struktur materi yang terintegrasi dengan kompetensi
menyimak dalam materi kosakata budaya. Penilaian kevalidan media dilakukan
melalui validasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi menunjukkan
bahwa media memperoleh kategori sangat baik, dengan persentase kelayakan
sebesar 83,75% dari ahli materi dan 82,5% dari ahli media. Penilaian ini
mengindikasikan bahwa media yang dikembangkan layak digunakan dalam konteks
pembelajaran keterampilan menyimak. Uji keefektifan dilakukan melalui pretest
dan posttest yang diberikan kepada mahasiswa BIPA. Hasil analisis
menunjukkan nilai N-Gain sebesar 0,72, nilai tersebut berada dalam
kategori tinggi. Hal tersebut menandakan adanya peningkatan signifikan dalam
keterampilan menyimak setelah menggunakan media. Media video kesenian
tradisional Ludruk dinilai mampu mendukung pembelajaran menyimak secara
efektif, bertahap, dan interaktif.
Kata Kunci: Media
Pembelajaran, Keterampilan Menyimak, BIPA, Ludruk, Video