Studi Kasus Tentang Pola Komunikasi Guru Terhadap Peserta Didik Pada Pembelajaran di Sekolah Dasar
Case Study of Teacher Communication Patterns Towards Students in Elementary School Learning
Kemampuan berkomunikasi adalah keterampilan mendasar yang esensial dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan akademik maupun sosial. Kemampuan guru ketika berkomunikasi dengan peserta didik sangat berperan penting. Penelitian ini berfokus pada tiga hal yaitu pertama memahami persepsi guru tentang pentingnya komunikasi, kedua mengidentifikasi pola komunikasi yang sesuai untuk kebutuhan belajar peserta didik di sekolah dasar dan ketiga menganalisis cara guru menciptakan komunikasi yang seimbang dan implikasinya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami persepsi guru terhadap pentingnya komunikasi, menentukan pola komunikasi guru yang sesuai dan membangun komunikasi yang seimbang dengan peserta didik. Penelitian ini adalah jenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah dasar sangat menyadari pentingnya komunikasi yang jelas dan efektif dalam proses pembelajaran. Guru yang berbicara jelas, menggunakan alat peraga, dan bersikap empatik telah memenuhi tiga kebutuhan dasar teori FIRO: (1) Inclusion, memastikan semua siswa terlibat dan tidak tertinggal; (2) Control, memberikan struktur komunikasi yang terarah namun fleksibel; (3) Affection, menunjukkan kepedulian terhadap pemahaman dan kenyamanan siswa. Guru berupaya menciptakan keseimbangan dalam komunikasi pembelajaran melalui integrasi berbagai model, mulai dari linear, interaktif, hingga sirkuler. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya reorientasi pelatihan guru dengan fokus pada: (1) pengembangan keterampilan bertanya tinggi (high-order questioning), (2) teknik scaffolding dialogis, dan (3) strategi manajemen diskusi inklusif.
Communication skills are fundamental skills that are essential in daily life, both in academic and social environments. A teacher's ability to communicate with students plays a very important role. This research focuses on three things, namely, first, understanding teachers' perceptions of the importance of communication, second, identifying communication patterns that are suitable for the learning needs of students in elementary schools, and third, analyzing how teachers create balanced communication and its implications in learning in elementary schools. The aims of this research are to understand teachers' perceptions of the importance of communication, determine appropriate teacher communication patterns, and build balanced communication with students. This research is a qualitative type with a case study approach. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. The data analysis technique uses Huberman, namely data reduction, data presentation and conclusions. The results of the research show that elementary school teachers are very aware of the importance of clear and effective communication in the learning process. Teachers who speak clearly, use teaching aids and are empathetic have fulfilled the three basic needs of FIRO theory: (1) Inclusion, ensuring that all students are involved and not left behind; (2) Control, providing a structured but flexible communication structure; (3) Affection, showing concern for students' understanding and comfort. Teachers strive to create balance in learning communication through the integration of various models, from linear, interactive to circular. The practical implications of these findings are the need to reorient teacher training with a focus on: (1) developing high-order questioning skills, (2) dialogical scaffolding techniques, and (3) inclusive discussion management strategies.