MENJELAJAHI KARAKTER CAMPURAN MELALUI TINDAKAN EKSPRESIF DI FAMILY SWITCH (2023)
EXPLORING MIXED CHARACTERS THROUGH EXPRESSIVE ACTS IN FAMILY SWITCH (2023)
Penelitian ini mengeksplorasi keterkaitan antara ekspresi bahasa dan perkembangan kepribadian dalam film Family Switch (2023), dengan fokus pada karakter gabungan yang mengalami pertukaran peran melalui fenomena pertukaran tubuh. Studi ini menggunakan teori tindak ekspresif Yule (1996) dan teori perkembangan kepribadian Hurlock (1956) untuk menganalisis ujaran karakter seperti ucapan terima kasih, permintaan maaf, harapan, pujian, dan keluhan sebagai refleksi perubahan emosional. Dari 25 data pasangan di antaranya menunjukkan pengaruh terhadap perkembangan kepribadian. Data menunjukkan bahwa seiring perubahan peran, karakter yang awalnya reaktif (mengeluh) bertransformasi menjadi lebih reflektif (meminta maaf), menandakan adanya peningkatan empati dan kesadaran identitas. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa tindak ekspresif tidak hanya mencerminkan keadaan emosional, tetapi juga menjadi sarana dalam proses transformasi diri ketika struggle dan adaptasi terutama pada pengalaman pertukaran tubuh antar keluarga. Temuan ini memberi kontribusi bagi kajian film dan analisis karakter, khususnya dalam konteks naratif pertukaran identitas.
Kata Kunci: Tindak Expressif, Karakter Campuran, Perubahan Kepribadian
This study examines the relationship between language expression and personality changes in the movie Family Switch (2023), focusing on a mixed characters who experiences body switching. This study uses Yule's (1996) theory of expressive acts and Hurlock's (1956) theory of personality development to analyze characters utterances, such as thanking, apologizing, wishing, praising, and complaining as reflections of emotional changes. Of the 25 data pairs showed an influence on personality changes. The data showed that as roles changed, characters who were initially reactive (complaining) transformed into more reflective (apologizing), indicating an increase in empathy and identity awareness. The results of this analysis show that expressive acts not only reflect emotional states, but also become a means in the process of self transformation during struggle and adaptation, especially in the experience of body switching between families. The findings contribute to film studies and character analysis, particularly in the narrative context of identity switching.
Keywords: Expressive Acts, Mixed Characters, Personality Changes