Tingkat Kepercayaan Diri Atlet Paralayang Pada Saat Pertandingan
Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang penting dalam menunjang performa atlet, terlebih dalam cabang olahraga ekstrem seperti paralayang yang menuntut kesiapan mental tinggi. Atlet paralayang dihadapkan pada tantangan yang menguji keberanian, konsentrasi, serta ketahanan mental, sehingga kepercayaan diri menjadi komponen krusial dalam menghadapi pertandingan. Meskipun telah banyak penelitian mengenai kepercayaan diri dalam cabang olahraga lain, kajian yang secara khusus membahas tingkat kepercayaan diri atlet paralayang, khususnya saat pertandingan berlangsung, masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri atlet paralayang dalam konteks pertandingan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan teknik survei melalui penyebaran angket kepada 50 atlet paralayang yang telah memiliki pengalaman dalam pertandingan tingkat liga. Instrumen penelitian mengacu pada indikator-indikator psikologis internal dan eksternal yang memengaruhi kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (90%) berada pada kategori kepercayaan diri tinggi, 10% pada kategori sedang, dan tidak ada atlet yang berada dalam kategori rendah. Nilai rata-rata kepercayaan diri adalah 76,4 dengan standar deviasi 5,894, yang mengindikasikan kondisi psikologis atlet paralayang berada pada tingkat optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa para atlet paralayang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi dalam menghadapi pertandingan dan kondisi ini dapat menjadi modal psikologis penting dalam meningkatkan performa. Disarankan agar pelatih dan lembaga olahraga memberikan dukungan psikologis berkelanjutan melalui pelatihan mental.
Kata Kunci: kepercayaan diri, atlet, paralayang, pertandingan, psikologi olahraga
Self-confidence is a crucial psychological factor that supports athletic performance, especially in extreme sports like paragliding, which require high levels of mental preparedness. Paragliding athletes face challenges that test their courage, focus, and mental resilience, making confidence a key element during competitions. While many studies have examined confidence in various sports, research specifically addressing the confidence level of paragliding athletes during competition remains scarce. This study aims to describe the self-confidence level of paragliding athletes in a competitive context. A descriptive quantitative method was employed, using a Likert-scale questionnaire distributed to 50 athletes who had competed in league-level events. The research instrument was based on psychological indicators reflecting internal and external confidence factors. Results showed that 90% of athletes had high confidence, 10% had moderate confidence, and none had low confidence. The mean confidence score was 76.4, with a standard deviation of 5.894, indicating an overall optimal psychological state. In conclusion, paragliding athletes demonstrated high levels of self-confidence in competition, making it a valuable psychological asset for enhancing performance. It is recommended that coaches and sports institutions provide continuous psychological support through mental training and self-efficacy development programs.
Keywords: self-confidence, athlete, paragliding, competition, sports psychology