A Journey to Individuation: Jungian Archetypes as Experienced by Jin Kazama in Tekken 8
Penelitian ini mengeksplorasi transformasi psikologis Jin Kazama dalam Tekken 8 melalui lensa psikologi analitik Carl Jung, khususnya proses individuasi dan peran arketipe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana konflik internal Jin dengan Gen Iblis dan transformasi akhirnya menjadi Malaikat Jin mencerminkan konsep Jungian, terutama integrasi Bayangan dan realisasi Diri. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif-analitis, dengan menggunakan teori Carl Jung sebagai kerangka kerja utama. Data diambil dari struktur naratif, desain visual, dan interaksi karakter dalam kampanye Tekken 8, didukung oleh tangkapan layar dan transkrip dialog. Temuan ini mengungkapkan bahwa perjalanan Jin mewujudkan tahapan individuasi, yang berpuncak pada sintesis yang berlawanan melalui kemunculan arketipe Angel Jin sebagai Diri dan Bijak. Representasi ini tidak hanya memperkaya pengembangan karakter dalam game, tetapi juga menunjukkan bagaimana video game dapat menjadi platform untuk menggambarkan narasi psikologis yang mendalam. Penelitian ini menegaskan bahwa teori Jungian tetap menjadi alat interpretasi yang berharga untuk menganalisis transformasi karakter dalam media digital interaktif.
This study explores the psychological transformation of Jin Kazama in Tekken 8 through the lens of Carl Jung’s analytical psychology, particularly the process of individuation and the role of archetypes. The research aims to analyze how Jin’s internal conflict with the Devil Gene and his eventual transformation into Angel Jin reflect Jungian concepts, especially the integration of the Shadow and the realization of the Self. This qualitative research employs a descriptive-analytical method, using Carl Jung’s theory as the main framework. Data is drawn from the narrative structure, visual design, and character interactions within the Tekken 8 campaign, supported by screenshots and dialogue transcripts. The findings reveal that Jin’s journey embodies the stages of individuation, culminating in a synthesis of opposites through the archetypal emergence of Angel Jin as the Self and the Sage. The representation not only enriches the character development in the game but also demonstrates how video games can serve as platforms for portraying deep psychological narratives. This research affirms that Jungian theory remains a valuable interpretive tool for analyzing character transformation in interactive digital media.