PENGARUH LETAK TULANGAN DUA LAPIS PADA DAERAH TEKAN BALOK LENTUR
EFFECT OF TWO-LAYER REINFORCEMENT ON THE PRESSURE AREA OF FLEXIBLE BEAM
Beton bertulang merupakan komponen stuktur beton yang hanya menahan gaya tekan dan diperkuat dengan baja tulangan untuk menahan gaya tarik. Balok dapat mengalami retak jika beban yang diterima melebihi kekuatan teriknya. Baja tulangan yang berfungsi sebagai komponen utama dalam menahan gaya tarik maka harus diperhatikan dalam perencanaannya. Oleh karena itu pada perencanaan ini, selimut beton sebagai pelindung tulangan terhadap cuaca dan jarak tuangan lapis kedua dapat diperbesar atau diperkecil yang dapat menyebabkan perubahan kekuatan pada balok. Pada perencanaan struktur gedung beton bertulang, data perencanaan yang diperlukan untuk analisis struktur menggunakan aplikasi komputer adalah spesifikasi bangunan gedung beton bertulang dan seluruh beban kerja struktur. Hasil analisis gedung perkantoran lima lantai yang berupa momen dan gaya geser yang dihitung menggunakan aplikasi komputer yang selanjutnya akan dilakukan perencanaan desain balok. Hasil dari perhitungan desain balok akan dilakukan variasi selimut beton dan letak tulangan dua lapis dengan perhitungan analisis balok bertulangan rangkap. Perencanaan ketebalan selimut beton dan letak tulangan dua lapis akan mempengaruhi kapasitas beban yang dapat dipikul oleh balok. Semakin tebal selimut beton dan semakin jauh letak tulangan dua lapis maka kekuatan balok semakin menurun yang mengakibatkan momen maksimum yang dapat dipikul oleh balok juga semakin menurun. Dalam control keruntuhan, hasil keruntuhan yang terjadi pada seluruh desain adalah keruntuhan tarik (under reinforced). Rekomendasi dari seluruh variasi selimut beton dan letak tulangan dua lapis pada balok B1 yaitu desain 1 yang menggunakan tebal selimut 30 mm dengan jarak tulangan dua lapis 30 mm sudah terpenuhi.
Reinforced concrete is a component of concrete structure that only resists compressive force and is reinforced with reinforcing steel to resist tensile forces. The beam may be subject to cracking if the load received exceeds its scorching strength. Reinforcing steel that functions as the main component in resisting tensile forces must be considered in its planning. Therefore, in this planning the concrete covers as a reinforcement protection against the weather and the distance of second layer of casting can be enlarged or reduced which can cause a change in strength in the beam. In the structural planning of reinforced concrete buildings, the planning data required for structural analysis using analysis app are specifications of reinforced concrete buildings and entire workload of the structure. The results of the analysis five story office building in the form of moments and sliding forces are calculated using the SAP2000 application, which will be carried out beam design planning. The results of calculation beam design will be carried out a variety of concrete covers and the location of two-layer reinforcement with calculation of the analysis double reinforced beams.Planning of the concrete covers and location of two-layer reinforcement will affect to load capacity that can be carried by the beam. The thicker of concrete covers and the farther of two-layer reinforcement is located, the strength of the beam decreases, resulting in the maximum moment that also make beam carry decreases. In collapse control, the result of collapse that occurs in the entire design is an under reinforced collapse. The recommendation of all variations of concrete covers and the location of two-layer reinforcement on the B1 beam that design 1 which uses concrete covers 30 mm with a distance two layers of reinforcement 30 mm has been affixed.