Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Kepegawaian
Development Of Problem Based Learning Modules In civil Service Subjects
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis problem based learning pada mata pelajaran kepegawaian kelas 11 MPLB di SMK Krian 2 Sidoarjo. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya ketersediaan modul pembelajaran yang sesuai kurikulum, sehingga proses pembelajaran masih berpusat pada guru dan peserta didik kesulitan untuk memahami materi. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan model ADDIE yang dimodifikasi, yang meliputi tahapan analisis, desain, pengembangan, dan implementasi. Produk modul pembelajaran yang dihasilkan berupa bahan ajar yang berisikan materi, petunjuk penggunaan, dan soal studi kasus. Hasil validasi oleh ahli materi diperoleh presentase 93% hingga 95% dengan kategori "sangat layak" uji coba terbatas dilakukan terhadap 20 peserta didik dari segi respon, reaksi, dan kepercayaan diri, dengan dengan skor di atas 97,1% dengan kriteria "sangat layak". Peserta didik menilai modul pembelajaran ini menarik, relevan dengan kebutuhan pembelajaran dan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan dalam proses belajar. Dengan demikian, modul pembelajaran berbasis problem based learning pada mata pelajaran kepegawaian dinyatakan sangat layak digunakan karena mampu membantu peserta didik dalam memahami materi.
Keywords: Modul pembelajaran, Problem based learning, Kepegawaian
The purpose of this project is to create a problem-based learning module for SMK Krian 2 Sidoarjo's 11th grade MPLB civil service course. The study's backdrop is the dearth of curriculum-aligned learning modules, which keeps the learning process teacher-centered and causes students to struggle with comprehension. A modified version of the ADDIE model—which comprises the phases of analysis, design, development, and implementation—was employed. Case study questions, use guidelines, and topic content are all included in the learning module that was created. Subject matter experts' validation findings showed that the "very feasible" category had a proportion of 93% to 95%. Limited trials were conducted on 20 students in terms of response, reaction, and confidence, with scores above 97.1% in the "very feasible" category. Students rated this learning module as interesting, relevant to their learning needs, and capable of increasing their motivation and involvement in the learning process. Because it may aid students in understanding the content, the problem-based learning module for civil service courses is deemed very practicable for usage.
Keywords: Civil service, Learning module, Problem-based learning.