Analisis Manajemen Strategis pada Kolektif Gulung Tukar (GUTU) di Tulungagung
Strategic Management Analysis on Gulung Tukar Collective (GUTU) in Tulungagung
Manajemen pada kolektif sangat penting dikaji sebagai bentuk upaya dalam mencapai praktik artistik sebuah kolektif. Penelitian manajemen strategis pada kolektif GUTU (Gulung Tukar) bertujuan untuk menganalisis tinjauan kemunculan, tata kelola dan manajemen strategis GUTU. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dan sekunder untuk mengetahui faktor internal dan eksternal kolektif yang kemudian dianalisis dengan metode analisis SWOT berdasarkan matrik EFAS dan IFAS. Penelitian ini menghasilkan (1) Tinjauan kemunculan GUTU meliputi visi, misi dan tujuan yang dilatarbelakangi oleh keresahan dan kegelisahan terhadap minimnya ruang yang menampung dan mengapresiasi kerja kreatif pelaku seni di Tulungagung. GUTU sebagai kolektif multidisiplin merepresentasikan sebagai dedikasi kolektif dalam membangun dan menyalurkan pemahaman seni kepada masyarakat luas di Tulungagung. (2) Proses tata kelola kolektif GUTU yang meliputi tahap perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan. (3) Berdasarkan analisis manajemen strategis SWOT, GUTU menghasilkan posisi 1 pada kuadran SWOT dengan mendukung strategi agresif yang menitikberatkan pada intensive growth, innovations, program focusing, program and market development dan differentiation. Sedangkan pada matrik SWOT, GUTU memungkinkan untuk mengimplementasikan strategi SO (strength opportunities) dengan mengutamakan faktor kekuatan dan peluang yang ada
Management in collective is very important to study as a form of effort in achieving the artistic practice of a collective. Strategic management research on the GUTU (Gulung Tukar) collective aims to analyze the background, governance and strategic management of GUTU. The research method used is descriptive qualitative with primary and secondary data source to determine the internal and external factors of the collective which are then analyzed using the SWOT analysis method based on the EFAS and IFAS matrices. This research resulted in (1) Overview of the emergence of GUTU including vision, mission, and goals motivated by unrest and anxiety about the lack of space that accommodates and appreciates the creative work of artist in Tulungagung. GUTU as a multidisciplinary collective represents as a collective dedication in building and channeling an understanding of art to the wider community in Tulungagung. (2) The GUTU collective governance process includes planning, organizing, actuating, and controlling stages. (3) Based on SWOT strategic management analysis, GUTU produces position 1 in the SWOT quadrant by supporting aggressive strategies that focus on intensive growth, innovations, program focusing, program and market development and differentiation. While in the SWOT matrix, GUTU allows to implement SO (strength opportunities) strategy by prioritizing the strength factors and opportunities that exist.