Adaptasi Komunikasi Budaya Mahasiswa Asing di Universitas Negeri Surabaya
Adaptation of Foreign Students In Intercultural Communication At Universitas Negeri Surabaya
Pendidikan saat ini menjadi prioritas bagi setiap orang, melihat dari pengaruh yang diberikan di berbagai aspek kehidupan. Hal inilah yang membuat banyak orang berlomba-lomba mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Banyak negara turut serta dalam mendukung perkembangan ini melalui program beasiswa pertukaran pelajar yang diperuntukkan kepada mahasiswa asing agar dapat belajar di institusi pendidikan tinggi di luar negeri. Universitas Negeri Surabaya menjadi salah satu universitas yang ikut berafiliasi dengan beasiswa untuk mahasiswa asing di Indonesia, sehingga banyak mahasiswa asing dapat mengambil program studi yang sama dengan mahasiswa lainnya. Hal ini memungkinkan mahasiswa luar negeri mengalami situsi culture shock. culture shock merupakan bentuk respon yang mendalam dan negatif dari depresi, frustasi, dan disorientasi yang dialami oleh individu-individu yang hidup dalam suatu lingkungan budaya yang baru. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu adanya adaptasi dengan lingkungan baru guna menciptakan efektivitas dalam komunikasi.
Penelitian ini diadakan bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis proses adaptasi mahasiswa asing di UNESA serta mengidentifikasi kendala dan faktor-faktor yang memengaruhi proses adaptasi melalui metode wawancara dalam mengumpulkan pengalaman dari mahasiswa asing di Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan teori Culture Shock milik Samovar dkk (2015) dalam mengidentifikasi tahapan-tahapan mahasiswa mengalami culture shock dan mengidentifikasi kendala serta variasi cara yang mereka lakukan untuk menghadapi tantangan culture shock dengan menggunakan pendekatan fenomologi secara kualitatif.
Education has become a priority for everyone, considering its influence on various aspects of life. This is what motivates people to strive for higher education. Additionally, many countries contribute to this development through exchange student scholarship programs designed for foreign students to study at higher education institutions abroad. Universitas Negeri Surabaya is affiliated with such scholarships for foreign students in Indonesia, affording them the opportunity to pursue similar academic programs as their domestic counterparts. However, this situation may lead to culture shock for international students. Culture shock suggest as a profound and negative response involving depression, frustration, and disorientation experienced by individuals living in a new cultural environment. To address the phenomenon, adaptation to the new environment is necessary to ensure effective communication.
This research endeavors to gather and analyze the adaptation process of foreign students at Universitas Negeri Surabaya, aiming to identify the challenges and factors that affect the adaptation process. The study employs interview methods to capture the experiences of foreign students at Universitas negeri Surabaya. Using Samovar et al.'s (2015) Culture Shock theory, the research seeks to delineate the stages of culture shock experienced by students, identifying obstacles, and exploring the various strategies they employ to address these challenges. With using a qualitative phenomenological approach, the study seeks to provide a comprehensive understanding of the cultural communication adaptation of foreign students.