Abstrak
Habsyi , Faishal. 2025. Mediasi Disiplin Kerja pada Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru SD Negeri di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Tugas Akhir, Program Studi S-2 Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya. Pembimbing: (I) Dr. Syunu Trihantoyo, S.Pd., M.Pd. dan (II) Dr. Ainur Rifqi, S.Pd., M.Pd.
Kinerja guru merupakan elemen kunci dalam peningkatan mutu pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena variasi kinerja guru di SD Negeri Kecamatan Gapura, yang diduga dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, dan disiplin kerja. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung kepemimpinan transformasional serta motivasi kerja terhadap kinerja guru dengan disiplin kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory survey. Populasi penelitian adalah seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, dengan sampel 82 guru yang dipilih secara proportionate random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis varian dengan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (β=0,424), motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (β=0,271), dan disiplin kerja terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara kepemimpinan transformasional dengan kinerja guru (β=0,211). Namun, disiplin kerja tidak memediasi hubungan motivasi kerja dengan kinerja guru. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja guru dapat ditempuh melalui dua jalur yang berbeda: kepemimpinan transformasional tidak hanya berpengaruh langsung, tetapi juga melalui penguatan disiplin kerja, sementara motivasi kerja berpengaruh secara langsung tanpa perlu melibatkan aspek kedisiplinan terlebih dahulu. Simpulan penelitian menekankan pentingnya kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan disiplin dan kinerja guru secara terintegrasi. Implikasinya, disiplin kerja berperan sebagai mekanisme penyalur yang efektif bagi kepemimpinan transformasional, namun tidak demikian bagi motivasi kerja. Saran yang diajukan adalah perlunya program pengembangan kepemimpinan transformasional bagi kepala sekolah dan penguatan sistem motivasi berbasis pengakuan dan pengembangan karir guru guna menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih unggul dan berkelanjutan.
Kata kunci: kepemimpinan transformasional, motivasi kerja, disiplin kerja, kinerja guru, mediasi, SEM-PLS.