ANALYSIS OF NUTRITIONAL STATUS ON THE BASIC MOVEMENT ABILITIES OF UPPER CLASS STUDENTS AT SDN NAPIS V BOJONEGORO
Kemampuan gerak dasar adalah sebuah gerak yang terjadi pada tubuh manusia dan digunakan untuk melakukan berbagai gerakan. Dalam mata pelajaran PJOK siswa akan banyak melakukan gerak dasar tersebut, agar dapat mengaktualisasikan tugas gerak dengan baik maka dibutuhkan asupan gizi yang baik. Untuk dapat melakukan gerak dasar yang baik, maka status gizi menjadi salah satu peran untuk dapat mengaktualisasikan gerak dasar dengan baik.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan kemampuan gerak dasar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini non ekpserimen dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SDN Napis V Bojonegoro dan sampel penelitian ini adalah siswa kelas atas dengan total 29 siswa. Instrumen penelitian status gizi menggunakan IMT/U dan kemampuan gerak dasar menggunakan Carpenter Ability Test. Teknik analisis data menggunakan korelasi gamma.
Hasil analisis hubungan antara status gizi dengan kemampuan gerak dasar siswa dilakukan uji korelasi sederhana (Gamma) melalui SPSS mendapatkan nilai value sebesar -0,157 dengan signifikansi sebesar 0,536. Nilai signifikansi lebih besar dari nilai taraf signifikansi 5% yaitu (0,536>0,05), sehingga bisa dikatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kemampuan gerak dasar siswa, dengan sumbangan sebesar 1,57%.
Kata Kunci : Status Gizi, Kemampuan Gerak Dasar, Korelasi
Basic motor skills are movements that occur in the human body and are used to carry out various movements. In the PJOK subject, students will do a lot of basic movements. In order to be able to actualize movement tasks well, good nutritional intake is needed. To be able to perform basic movements well, nutritional status plays a role in being able to actualize basic movements well.
The aim of this research was to determine the relationship between nutritional status and students' basic movement abilities. This research is quantitative research. This type of research is non-experimental with a research design using a correlational approach. The population of this study were students at SDN Napis V Bojonegoro and the sample for this study was upper class students with a total of 29 students. The nutritional status research instrument uses BMI/U and basic movement abilities use the Carpenter Ability Test. The data analysis technique uses gamma correlation.
The results of the analysis of the relationship between nutritional status and students' basic movement abilities carried out a simple correlation test (Gamma) via SPSS to obtain a value of -0.157 with a significance of 0.536. The significance value is greater than the 5% significance level, namely (0.536>0.05), so it can be said that there is no significant relationship between nutritional status and students' basic movement abilities, with a contribution of 1.57%.
Keywords: Nutritional Status, Basic Movement Abilities, Correlation