STUDI KASUS STRATEGI KOMUNIKASI MAHASISWA
DALAM BERBAHASA JEPANG
STUDI COMMUNICATION STRATEGIS OF UNIVERSITY
STUDENTS IN JAPANESE LANGUANGE: A CASE STUDY
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan mahasiswa dalam berbahasa Jepang, khususnya dalam situasi ketika mahasiswa mengalami keterbatasan kosakata, tata bahasa, maupun pemahaman budaya Jepang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang di salah satu perguruan tinggi. Profil responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif yang pernah mengikuti program internship di Jepang selama satu tahun dan telah memiliki kemampuan bahasa Jepang setara JLPT N3. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara berbasis Roleplay dan dokumentasi terhadap pengalaman komunikasi mahasiswa selama mengikuti kegiatan internship di Jepang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan berbagai strategi komunikasi untuk mempertahankan kelancaran interaksi, seperti reduksi formal, reduksi fungsional, strategi kompensasi, strategi permintaan bantuan, strategi parafrase, strategi pencapaian, dan penghindaran formal. Faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan strategi komunikasi meliputi keterbatasan kosakata, keterbatasan penguasaan tata bahasa formal, kurangnya pemahaman terhadap instruksi, tekanan situasi kerja selama internship, kurangnya kepercayaan diri dalam berbahasa Jepang, serta keinginan untuk mempertahankan kelancaran komunikasi. Strategi komunikasi tersebut terbukti membantu mahasiswa dalam mengurangi hambatan komunikasi serta meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jepang secara lebih efektif.Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran bahasa Jepang, khususnya dalam meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa melalui penerapan strategi komunikasi yang tepat.
Kata kunci: Strategi Komunikasi, Bahasa Jepang, Studi Kasus,
Kemampuan Berbicara.
This study aims to analyze the communication strategies employed by students in Japanese language communication, particularly when they encounter limitations in vocabulary, grammar, and understanding of Japanese culture. This research used a qualitative method with a case study approach involving three students from a Japanese Language Education Program at a university. The participants were active students who had completed a one-year internship program in Japan and had achieved the Japanese Language Proficiency Test (JLPT) N3 level. Data were collected through interviews and documentation related to the participants’ communication experiences during their internship in Japan.The findings reveal that the students employed various communication strategies to maintain the continuity of interaction, including Formal Reduction, Functional Reduction, Compensation Strategies, Assistance-Seeking Strategies, Paraphrase Strategies, Achievement Strategies, and Formal Avoidance Strategies. Several factors influenced the use of these communication strategies, namely limited vocabulary mastery, limited proficiency in formal grammar, insufficient understanding of work-related instructions, pressure in the internship workplace, lack of confidence in using Japanese, and the desire to maintain communication fluency. These communication strategies were found to help students overcome communication barriers and improve the effectiveness of their Japanese speakingskills.This study contributes to the development of Japanese language teaching methods, particularly in enhancing students’ communicative competence through the appropriate use of communication strategies.
Keywords: Communication Strategies, Japanese language, Speaking
Skills.