Tingkat Literasi Masyarakat Kabupaten Sidoarjo Tentang Zakat Sebagai Pengurang Penghasilan Kena Pajak
Literacy Index of Zakat as Taxable Income Deduction (Case of Sidoarjo)
BAZNAS telah meneliti literasi zakat di Indonesia pada tahun 2020, yang menyatakan bahwa tingkat literasi zakat di Indonesia tergolong sedang. Penelitian ini mengukur tingkat literasi tentang zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak di Sidoarjo. Penelitian ini akan mengadaptasi dari metode pengukuran ILZ milik BAZNAS. Ada dua dimensi yang akan digunakan, yaitu pemahaman dasar tentang zakat dan pajak dan pemahaman lanjutan tentang zakat dan pajak. Indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat literasi zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak adalah pengetahuan hubungan antara pajak dan zakat secara umum, pengetahuan dasar hukum pemotongan zakat, pengetahuan tentang lembaga terkait zakat dan pajak, dan pengetahuan kewajiban membayar zakat dan pajak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak di Kabupaten Sidoarjo tergolong sedang.
BAZNAS has researched the literacy rate of zakat in 2020 which states that the Zakat literacy in Indonesia is classified as moderate. This study aims to measure the literacy on zakat as a deduction from taxable income in Sidoarjo. This study adapted Zakat Literacy Index (ILZ) by BAZNAS to measure the zakat as a taxable income deduction literacy index. There are two dimensions included i.e., a basic understanding of the relationship between zakat and taxes with 4 variables and an advanced understanding of the relationship between zakat and taxes with 3 variables. The results showed that the literacy level of zakat as the deduction of taxable income in Sidoarjo is moderate. The lowest score in the basic dimension is the understanding of the legal basis of zakat and tax and in the advanced dimension is the understanding of theĀ socialization program about zakat and tax. The lowest score in each dimension is the same as the result of literacy level of zakat in Indonesia that was conducted by BAZNAS.