Orientation of First Time Voters Toward the Single Candidate in the 2024 Gresik Regional Head Election (Pilkada)
Penelitian ini di latarbelakangi oleh penyelenggaraan Pilkada Gresik Tahun 2024 yang hanya diikuti oleh satu pasangan calon sehingga memunculkan beragam sikap politik, khususnya di kalangan pemilih pemula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis orientasi pemilih pemula dalam menyikapi calon tunggal pada Pilkada Gresik Tahun 2024. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, dengan subjek penelitian sebanyak 12 pemilih pemula yang ditentukan menggunakan teknik snowball sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi sikap pemilih pemula diwujudkan dalam tiga bentuk, yaitu memilih pasangan calon tunggal, memilih kotak kosong, dan tidak menggunakan hak pilih (golput). Perbedaan sikap tersebut dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan politik, pengalaman, lingkungan sosial, akses informasi, serta penilaian terhadap pasangan calon dan kualitas demokrasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemilih pemula tidak bersikap pasif, melainkan mampu membangun sikap politik berdasarkan pertimbangan dan pemaknaan terhadap kondisi Pilkada calon tunggal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, khususnya mengenai partisipasi politik dan pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula.
Kata kunci: Orientasi pemilih pemula, calon tunggal, Pilkada Gresik 2024, sikap politik