Akses Pendidikan Masyarakat Dusun Kedungdendeng Desa Jipurapah Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang
Access To Education For The People Of Kedungdendeng Hamlet, Jipurapah Village, Plandaan Sub-District, Jombang Regency
Kemiskinan merupakan suatu kondisi yang banyak dihadapi oleh masyarakat pedesaan. Kemiskinan banyak dikaitkan dengan kesejahteraan masyarakat desa. Kesejahteraan masyarakat desa sering dihubungkan dengan pembangunan desa. Pembangunan desa banyak dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi, peningkatan produksi pertanian, modernisasi, dan pelayanan kebutuhan pokok baik di bidang pendidikan, transportasi, kesehatan, dan penyediaan air bersih. Terkait dengan pendidikan, setiap manusia berhak untuk mendapatkan pendidikan. Faktanya, masih terdapat warga di salah satu wilayah terpencil di Kabupaten Jombang yang belum mendapatkan pendidikan seperti pada umumnya. Wilayah tersebut yaitu Dusun Kedungdendeng Desa Jipurapah Kecamatan Plandaan Kabupaten Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi kemiskinan dan menganalisis akses pendidikan masyarakat Kedungdendeng. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Masyarakat Kedungdendeng mengalami kemiskinan yang disebabkan oleh faktor kemiskinan itu sendiri, kerentanan, isolasi, dan ketidakberdayaan. Akses pendidikan di Kedungdendeng masih sulit dicapai dan hanya bersumber pada guru sebagai pemberi ilmu.
Kata Kunci : Kemiskinan; Kerentanan; Ketidakberdayaan; Isolasi; Akses Pendidikan
Poverty is a condition that is often faced by rural communities. Poverty is often associated with the welfare of rural communities. The welfare of rural communities is often associated with village development. Village development is often associated with economic growth, increased agricultural production, modernization, and basic needs services in the fields of education, transportation, health, and clean water provision. Regarding education, every human being has the right to get an education. In fact, there are still residents in one of the remote areas in Jombang Regency who have not received education like in general. The area is Kedungdendeng Hamlet, Jipurapah Village, Plandaan District, Jombang Regency. This study aims to describe the conditions of poverty and analyze access to education for the Kedungdendeng community. This study uses a qualitative approach. The Kedungdendeng community experiences poverty caused by poverty factors themselves, vulnerability, isolation, and helplessness. Access to education in Kedungdendeng is still difficult to achieve and only comes from teachers as providers of knowledge.
Keywords : Poverty; Vulnerability; Helplessness; Isolation; Access To Education