IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MEMBACA NOTASI BALOK MENGGUNAKAN KEYBOARD DI SMA NEGERI 11 SURABAYA
IMPLEMENTATION OF LEARNING TO READ MUSICAL NOTATION USING KEYBOARD AT SMA NEGERI 11 SURABAYA
Pembelajaran notasi balok dalam musik sering kali dianggap abstrak dan membingungkan oleh siswa jika hanya disampaikan secara teoritis, tanpa dukungan media praktik yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran membaca notasi balok menggunakan media keyboard pada siswa kelas XII-1.2 SMA Negeri 11 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan asesmen praktik individu. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan keyboard sebagai media praktik musik mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca notasi balok secara signifikan. Siswa lebih mudah mengaitkan simbol notasi dengan nada konkret melalui praktik langsung. Selain itu, proses pembelajaran berlangsung lebih aktif dan menyenangkan, sehingga mendorong peningkatan motivasi belajar (afektif), ketepatan membaca dan memainkan notasi (kognitif dan psikomotorik), serta menumbuhkan rasa percaya diri siswa dalam menampilkan karya musik. Media keyboard juga memfasilitasi keterlibatan individu secara menyeluruh, baik dalam latihan mandiri maupun evaluasi praktik.
Dengan demikian, strategi pembelajaran berbasis media praktik seperti keyboard terbukti efektif untuk menjembatani teori dan praktik dalam pembelajaran seni musik, khususnya materi notasi balok. Strategi ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam pendidikan seni budaya yang bermakna dan aplikatif.
Kata Kunci: Notasi Balok, Keyboard, Pembelajaran Musik, Media Praktik.
The teaching of staff notation in music is often perceived as abstract and confusing by students, especially when delivered solely through theoretical methods without sufficient practical support. This study aims to describe the process and outcomes of learning to read staff notation using the keyboard as a practical medium among 12th-grade students (Class XII-1.2) at SMA Negeri 11 Surabaya. This research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, documentation, and individual performance assessments. The study involved 30 students as research subjects.
The findings indicate that the use of the keyboard as a music learning tool significantly enhances students’ understanding of staff notation. Students were better able to associate musical symbols with concrete pitches through direct practice. Furthermore, the learning process became more engaging and active, contributing to increased learning motivation (affective domain), improved accuracy in reading and playing notation (cognitive and psychomotor domains), and greater confidence in musical performance. The keyboard also facilitated individual participation, both in independent practice and performance assessments. In conclusion, media-based learning strategies such as the keyboard effectively bridge the gap between theory and practice in music education, particularly in mastering staff notation. This strategy offers an innovative and meaningful alternative in arts and culture education.
Keywords: Staff Notation, Keyboard, Music Learning.