Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Jual Beli Benda Virtual Game Online pada Media Sosial X
Protection for Consumers in Sell and Purchase Transactions of Online Game’s Virtual Items on Social Media X
Transaksi jual beli online yang dilakukan tanpa bertatap muka memberikan efisiensi terkait jarak dan waktu, namun di sisi lain dikarenakan tidak dilakukan secara bertatap muka maka munculnya kemungkinan ketidaksesuaian barang yang diperjualbelikan baik dalam hal jumlah, bentuk, maupun kualitas. Transaksi jual beli benda virtual game online yang dilakukan dengan melalui media sosial X juga memiliki kemungkinan untuk mengalami masalah yang sama, yang mana hal ini akan merugikan pemain game online sebagai konsumen. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perlindungan hukum konsumen dalam transaksi jual beli benda virtual game online pada media sosial X, serta bagaimana upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen terkait dengan kerugian dalam transaksi jual beli item virtual game online pada media sosial X. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif dengan pendekatan yang dilakukan melalui perundang undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Dengan penelitian ini ditemukan bahwa perlindungan konsumen atas transaksi jual beli benda virtual game online belum maksimal, karena itu upaya hukum diperlukan, diantaranya adalah dengan melalui jalur pengadilan dan jalur luar pengadilan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).
Kata kunci: perlindungan konsumen, benda virtual game online, media sosial.
Online transactions conducted without face-to-face interaction offer efficiency in terms of distance and time, but on the other hand, because they are not conducted face-to-face, there is a possibility of discrepancies in the items being sold, whether in terms of quantity, form, or quality. Online transactions involving virtual game items conducted through social media platform X also have the potential to encounter the same issues, which would be detrimental to online gamers as consumers. This study aims to analyze consumer legal protection in online game virtual item transactions on social media platform X, as well as the legal measures consumers can take regarding losses incurred in such transactions. This study employs a normative research approach using both a statutory approach and a conceptual approach. The findings reveal that consumer protection in transactions involving the buying and selling of virtual game items is not yet optimal, necessitating legal measures, including through court proceedings and alternative dispute resolution mechanisms via the Consumer Dispute Resolution Agency (BPSK).
Keywords: consumer protection, online game’s virtual items, social media.