BERKARYA STENSIL DENGAN TEKNIK POUNDING OLEH SISWA KELAS XI DI SMAN 5 TUBAN
STENCIL WORKS USING THE POUNDING TECHNIQUE BY GRADE XI STUDENTS AT SMAN 5 TUBAN
Pembelajaran seni budaya di sekolah menengah memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas, kepekaan estetis, serta keterampilan psikomotorik siswa. Namun, pembelajaran seni rupa di SMAN 5 Tuban masih didominasi oleh teknik konvensional, khususnya pada materi seni grafis, sehingga pengalaman berkarya siswa kurang variatif dan eksplorasi media belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses persiapan, pelaksanaan pembelajaran, hasil karya stensil dengan teknik pounding, serta tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan teknik tersebut sebagai alternatif pembelajaran seni grafis.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 37 siswa kelas XI-D SMAN 5 Tuban yang terbagi ke dalam 9 kelompok. Objek penelitian meliputi proses pembelajaran dan hasil karya stensil dengan teknik pounding. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket, dan penilaian hasil karya. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian. Tahap persiapan meliputi penyusunan modul ajar dan Lembar Kerja Kelompok (LKK), penyiapan alat dan bahan, pembuatan contoh karya, serta pengelompokan siswa. Tahap pelaksanaan dilakukan dalam tiga pertemuan yang mencakup pengenalan seni grafis, pembuatan sketsa, pemotongan pola stensil, pewarnaan menggunakan teknik pounding dengan bahan alam, dan tahap finishing. Hasil penilaian menunjukkan sebagian besar kelompok memperoleh kategori sangat baik dengan rentang nilai 87,5–94, sedangkan satu kelompok memperoleh kategori baik. Penerapan teknik pounding terbukti meningkatkan antusiasme, kreativitas, dan kerja sama siswa, sehingga efektif sebagai alternatif pembelajaran seni grafis di sekolah menengah.
Kata kunci: seni grafis, stensil, teknik pounding, pembelajaran seni budaya, SMAN 5 Tuban
Art and culture education in secondary schools plays an important role in developing students’ creativity, aesthetic sensitivity, and psychomotor skills. However, art learning at SMAN 5 Tuban is still dominated by conventional techniques, particularly in graphic art materials, resulting in limited variation in students’ creative experiences and insufficient exploration of media and techniques. This study aims to describe the preparation process, implementation of learning, outcomes of stencil artworks using the pounding technique, and the responses of teachers and students toward the application of this technique as an alternative approach to graphic art learning.
This research employed a descriptive qualitative approach involving 37 students of class XI-D SMAN 5 Tuban divided into nine groups. The research objects included the learning process and the resulting stencil artworks using the pounding technique. Data were collected through observation, interviews, documentation, questionnaires, and assessment of students’ artworks. Data validity was ensured through source triangulation.
The results showed that the learning process was conducted in three stages: preparation, implementation, and assessment. The preparation stage involved the development of teaching modules and group worksheets, preparation of tools and materials, creation of sample artworks, and student grouping. The implementation stage was carried out in three meetings, including an introduction to graphic art, sketch making, stencil pattern cutting, coloring using the pounding technique with natural materials, and finishing. The assessment results indicated that most groups achieved very good categories with scores ranging from 87.5 to 94, while one group achieved a good category. The application of the pounding technique increased students’ enthusiasm, creativity, and collaboration, proving it to be an effective alternative for graphic art learning in secondary schools.
Keywords: graphic art, stencil, pounding technique, art education, SMAN 5 Tuban