Persepsi Guru terhadap Penggunaan ChatGPT sebagai Asisten Menulis dalam Penulisan Teks Naratif Siswa
Teachers' Voices on ChatGPT as a Writing Assistant for Students' Narrative Writing
Keterampilan menulis merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, khususnya dalam mengembangkan kemampuan siswa dalam menulis teks naratif. Namun, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menghasilkan ide, mengorganisasi alur cerita, serta menggunakan fitur kebahasaan yang tepat. Munculnya kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, memberikan peluang baru dalam mendukung pembelajaran menulis. Meskipun demikian, penggunaannya dalam konteks pendidikan, terutama dalam penulisan naratif, masih belum banyak dikaji dari perspektif guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif guru bahasa Inggris terhadap penggunaan ChatGPT sebagai asisten penulisan dalam pembelajaran teks naratif, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan dalam penerapannya di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain interpretatif dasar. Partisipan dalam penelitian ini adalah lima guru bahasa Inggris dari beberapa sekolah menengah pertama di Surabaya yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan pengalaman mereka dalam menggunakan ChatGPT. Data dikumpulkan melalui kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang ChatGPT sebagai alat yang fleksibel dan bermanfaat dalam membantu siswa mengembangkan ide, memperkaya penggunaan bahasa, serta memahami struktur teks naratif. Selain itu, ChatGPT juga membantu guru dalam mempersiapkan materi dan memfasilitasi kegiatan pembelajaran. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti kecenderungan siswa untuk menginginkan hasil instan, ketergantungan yang berlebihan, kesulitan dalam memantau penggunaan secara etis dan mencegah plagiarisme, serta potensi terhambatnya kemampuan berpikir kritis siswa. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT dapat dipandang sebagai pedang bermata dua dalam pembelajaran menulis naratif, yang menawarkan manfaat sekaligus tantangan. Oleh karena itu, penggunaannya memerlukan bimbingan dan pengawasan yang tepat agar dapat mendukung proses pembelajaran secara efektif.
Writing skills are an essential component in learning English as a Foreign Language, particularly in developing students’ ability to express ideas through narrative texts. However, many students still face difficulties in generating ideas, organizing stories, and using appropriate language features. The emergence of artificial intelligence, especially ChatGPT, has introduced new opportunities to support writing instruction. Nevertheless, its use in educational contexts, particularly in narrative writing, remains underexplored from teachers’ perspectives. This study aims to explore English teachers’ perspectives on the use of ChatGPT as a writing assistant in students’ narrative writing, as well as to identify its benefits and challenges in classroom practice. This research employs a qualitative approach using a basic interpretative design. The participants of this study were five English teachers from junior high schools in Surabaya, selected through purposive sampling based on their experience in using ChatGPT. Data were collected through open-ended questionnaires and semi-structured interviews, and analyzed using thematic analysis. The findings reveal that teachers perceive ChatGPT as a useful and flexible tool that supports students in idea generation, language development, and understanding narrative structure. In addition, ChatGPT also assists teachers in preparing materials and facilitating learning activities. However, the findings also indicate several challenges, including students’ tendency to seek instant results, over-reliance on the tool, difficulties in monitoring ethical use and preventing plagiarism, and the potential obstruction of students’ critical thinking. Overall, the study concludes that ChatGPT functions as a double-edged sword in narrative writing instruction, offering both significant benefits and notable challenges. Therefore, its use requires careful guidance and supervision to ensure effective and meaningful learning.