Analisis Kelayakan Investasi Penambahan Peralatan Makan pada Rumah Padat Karya Cafe Viaduct Gubeng di Surabaya Tahun 2024-2029
Investment Feasibility Analysis of Additional Dining Equipment at Rumah Padat Karya Cafe Viaduct Gubeng in Surabaya For The Period 2024-2029
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi penambahan peralatan makan pada Rumah Padat Karya Cafe Viaduct Gubeng di Surabaya periode tahun 2024–2029. Cafe Viaduct merupakan unit usaha berbasis pemberdayaan masyarakat (social entrepreneurship) yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial, tetapi juga pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Seiring meningkatnya jumlah pengunjung dan permintaan kegiatan komunitas, pengelola berencana melakukan investasi penambahan peralatan makan sehingga diperlukan analisis kelayakan investasi secara finansial.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer berupa wawancara dan observasi, serta data sekunder berupa laporan keuangan dan dokumen pendukung. Metode analisis kelayakan investasi yang digunakan meliputi Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), dan Internal Rate of Return (IRR) dengan pendekatan Time Value of Money. Tingkat diskonto yang digunakan dalam perhitungan NPV dan IRR adalah sebesar 12 persen yang mencerminkan biaya modal dan risiko usaha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi penambahan peralatan makan dengan nilai investasi sebesar Rp22.800.000 dinyatakan layak secara finansial. Nilai Payback Period diperoleh selama 1 tahun 7 bulan, yang berarti lebih cepat dibandingkan umur ekonomis investasi. Perhitungan Net Present Value menghasilkan nilai positif sebesar Rp67.073.766, sedangkan Internal Rate of Return diperoleh sebesar 85,08 persen yang lebih besar dibandingkan tingkat diskonto yang digunakan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa investasi mampu memberikan nilai tambah dan tingkat pengembalian yang memadai.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa investasi penambahan peralatan makan pada Rumah Padat Karya Cafe Viaduct Gubeng layak untuk dilaksanakan secara finansial. Selain mendukung keberlanjutan usaha, investasi ini juga berperan dalam memperkuat kapasitas layanan dan keberlanjutan bisnis sosial yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Kata kunci: kelayakan investasi, Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return, Rumah Padat Karya, usaha kuliner.
This study aims to analyze the investment feasibility of adding dining equipment at the Labor-Intensive Viaduct Gubeng Café in Surabaya for the period 2024–2029. Viaduct Café is a community empowerment–based business unit (social entrepreneurship) that is oriented not only toward financial profit but also toward job creation and improving community welfare. Along with the increasing number of visitors and growing demand for community activities, the management plans to invest in additional dining equipment, which necessitates a financial investment feasibility analysis.
This research employs a quantitative descriptive approach. The data used consist of primary data obtained through interviews and observations, as well as secondary data derived from financial statements and supporting documents. Investment feasibility analysis methods applied in this study include the Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), and Internal Rate of Return (IRR), using the Time Value of Money approach. The discount rate used in the NPV and IRR calculations is 12 percent, reflecting the cost of capital and business risk.
The results indicate that the investment in additional dining equipment, with a total investment value of IDR 22,800,000, is financially feasible. The Payback Period is achieved within 1 year and 7 months, which is shorter than the economic life of the investment. The Net Present Value calculation yields a positive value of IDR 67,073,766, while the Internal Rate of Return reaches 85.08 percent, exceeding the applied discount rate. These results demonstrate that the investment is capable of generating added value and an adequate rate of return.
Based on the analysis, it can be concluded that the investment in additional dining equipment at the Labor-Intensive Viaduct Gubeng Café is financially feasible to be implemented. In addition to supporting business sustainability, this investment also strengthens service capacity and the sustainability of a social business oriented toward community empowerment.
Keywords: investment feasibility, Payback Period, Net Present Value, Internal Rate of Return, culinary business