Kemampuan berpikir spasial dalam pembelajaran IPS, khususnya materi geografi, semakin penting di era digital. Namun, metode konvensional seringkali tidak efektif dalam mengembangkan kemampuan ini pada peserta didik SMP. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kemampuan berpikir spasial peserta didik dalam mata pelajaran IPS pada materi keragaman potensi sumber daya alam pertambangan di Indonesia menggunakan GI-Learn, serta menganalisis hubungan antara platform pembelajaran dengan kemampuan berpikir spasial. Penelitian ini berjenis kuantitatif eksperimental dengan desain quasi-experimental non-equivalent control group design. Dilaksanakan di SMP Negeri 48 Surabaya pada kelas VIII. Subjek penelitian terdiri dari 68 peserta didik yang terbagi dalam kelas eksperimen dan kontrol masing-masing 34 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir spasial, instrumen validasi media, dan angket. Instrumen penelitian meliputi validasi media, validasi materi, angket respon peserta didik, dan tes kemampuan berpikir spasial berdasarkan delapan indikator: comparison, aura, region, hierarchy, transition, analogy, pattern, dan association. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test dan paired sample t-test.
Hasil validasi menunjukan media GI-Learn sangat layak digunakan dengan menunjukkan tingkat kelayakan dengan rerata 95,68% pada validasi ahli materi. Validasi ahli media menunjukkan tingkat kelayakan dengan rerata 90%. Uji validitas instrumen valid dengan r hitung > r tabel (0,339) dan reliabel dengan cronbach alpha 0,756. Hasil uji independent sample t-test pre-test menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan (sig. 0,817), namun post-test menunjukkan perbedaan signifikan (sig. 0,027). Uji paired sample t-test kelas eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan (sig. 0,000). Pada pre-test kelas eksperimen. Angket respon peserta didik menunjukkan 38% peserta didik menilai GI-Learn pada masing-masing kategori berpengaruh dan sangat berpengaruh dalam pengembangan kemampuan berpikir spasial. Penelitian ini membuktikan efektivitas platform pembelajaran digital dalam meningkatkan kemampuan berpikir spasial dan memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan kontekstual.
Kata kunci: GI-Learn, Google Sites, Kemampuan Berpikir Spasial, Media Pembelajaran Digital.