Pemberdayaan Pemuda Oleh Pengurus Karang Taruna Bocah Padeg (Bopa) dalam Bidang Sosial dan Ekonomi di Desa Padeg Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik
ABSTRAK
PEMBERDAYAN PEMUDA OLEH PENGURUS KARANG TARUNA BOCAH PADEG (BOPA) DALAM BIDANG SOSIAL DAN EKONOMI DI DESA PADEG KECAMATAN CERME KABUPATEN GRESIK
Nama : Laily Maghfiro
NIM : 21040254062
Program Studi : S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya
Pembimbing : Dr. Harmanto, S.Pd, M.Pd
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak pemberdayaan pemuda yang dilakukan oleh Karang Taruna Bocah Padeg (BOPA) di bidang sosial dan ekonomi di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih tingginya angka pengangguran, rendahnya partisipasi pemuda dalam pembangunan desa, serta kurangnya pemanfaatan potensi ekonomi lokal.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sumber data meliputi pengurus Karang Taruna, pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan pemuda melalui Karang Taruna BOPA memberikan dampak positif pada berbagai aspek, antara lain dampak sosial, berupa meningkatnya kepedulian pemuda terhadap kegiatan sosial, terbentuknya solidaritas dan gotong royong, serta berkurangnya perilaku negatif seperti pergaulan bebas. Dampak ekonomi, berupa peningkatan keterampilan wirausaha, terbukanya lapangan kerja baru melalui pengembangan UMKM seperti Es Teh Nusantara dan Saeroso, serta bertambahnya pendapatan sebagian pemuda.Meskipun demikian, pemberdayaan ini masih menghadapi kendala seperti kurangnya motivasi sebagian pemuda, keterbatasan fasilitas, dan tantangan teknis pada sektor UMKM. Penelitian ini dianalisis menggunakan teori pemberdayaan Zimmerman dengan tiga aras yaitu, mikro (intrapersonal), mezzo (interaksional), dan makro (behavioral), yang secara simultan berkontribusi pada perubahan sosial dan ekonomi di Desa Padeg.
Kata Kunci : Dampak Pemberdayaan Pemuda, Karang Taruna Bopa, Sosial, Ekonomi, Desa Padeg, Teori Zimmerman
ABSTRACK
YOUTH EMPOWERMENT BY THE BOARD OF KARANG TARUNA BOCAH PADEG (BOPA) IN THE SOCIAL AND ECONOMIC SECTORS IN PADEG VILLAGE, CERME DISTRICT, GRESIK REGENCY
Name : Laily Maghfiro
Program : Bachelor of Pancasila and Civic Education
Departement : Moral Education of Pancasila and State Citizenship
Faculty : Social Sciences and Law
University : State University of Surabaya
Adviser : Dr. Harmanto S.Pd, M.Pd,
This research aims to describe and analyze the impact of youth empowerment carried out by the Karang Taruna Bocah Padeg (BOPA) youth organization in the social and economic sectors in Padeg Village, Cerme District, Gresik Regency. The main issues underlying this study are the high unemployment rate, the low participation of youth in village development, and the underutilization of local economic potential. This study employs a qualitative descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, with data sources including Karang Taruna administrators, village government officials, local MSME entrepreneurs, and community members. The findings show that youth empowerment through Karang Taruna BOPA has had a significant positive impact on various aspects, Social impact, including increased youth awareness of social activities, the development of solidarity and mutual cooperation, and the reduction of negative behaviors such as juvenile delinquenc, Economic impact, including improved entrepreneurial skills, the creation of new job opportunities through the development of MSMEs such as Es Teh Nusantara and Saeroso, and increased income among some youth. Nevertheless, this empowerment still faces challenges, such as low motivation among certain youth, limited facilities, and technical barriers in the MSME sector. The analysis of this research is based on Zimmerman’s empowerment theory, which consists of three levels: micro (intrapersonal), mezzo (interactional), and macro (behavioral), all of which simultaneously contribute to social and economic changes in Padeg Village.
Keywords: Impact of Empowerment, Karang Taruna, Social, Economic, Padeg Village, Zimmerman’s Theory