TATA KELOLA PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH
DI KABUPATEN PASURUAN
(Studi Multisitus di Madrasah Diniyah Miftakhul Ulum 31, Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Nurul Fityan dan Madrasah Diniyah Roudhotul Hikmah di Kabupaten Pasuruan)
Iswahyuni, 2026. Tata Kelola Pendidikan Madrasah Diniyah di Kabupaten Pasuruan (Studi Multisitus di Madrasah Diniyah Miftakhul Ulum 31, Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Nurul Fityan dan Madrasah Diniyah Roudhotul Hikmah). Disertasi, Program Studi Doktor Manajemen Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Sujarwanto, M.Pd. and (II) Dr. Amrozi Kamidi, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan kurikulum, pembelajaran, sarana prasarana, kualitas sumber daya manusia, pembiayaan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam penyelenggaraan pendidikan di tiga Madrasah Diniyah di Kabupaten Pasuruan. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan kurikulum dan pembelajaran pada ketiga madrasah diniyah mengintegrasikan pembelajaran kitab kuning, pendidikan akhlak, tahfidz Al-Qur’an, dan pembelajaran kontekstual melalui metode sorogan dan bandongan yang dipadukan dengan pendekatan modern. Sarana dan prasarana yang tersedia, seperti ruang kelas, mushala, perpustakaan, fasilitas sanitasi, dan media pembelajaran sederhana berbasis teknologi, telah mendukung proses pembelajaran meskipun masih memerlukan pengembangan. Kualitas SDM guru dan tenaga kependidikan menunjukkan kompetensi yang baik melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan. Pembiayaan pendidikan bersumber dari dana BOP, donasi masyarakat, lembaga ZIS, serta penggalangan dana internal yang dikelola secara transparan untuk mendukung pendidikan gratis bagi santri. Faktor pendukung meliputi dukungan masyarakat, kepemimpinan madrasah, partisipasi wali santri, dan bantuan pemerintah, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan pendanaan, sarana prasarana, serta sertifikasi tenaga pendidik. Berdasarkan analisis lintas situs, ketiga madrasah diniyah memiliki kesamaan dalam mempertahankan nilai-nilai pendidikan Islam tradisional sekaligus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui inovasi pembelajaran dan pengelolaan pendidikan yang lebih modern. Dengan demikian, implementasi layanan pendidikan dipengaruhi oleh keterpaduan kurikulum, kualitas SDM, sarana prasarana, pembiayaan, dan dukungan masyarakat dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Tata Kelola Pendidikan, Madrasah Diniyah, Manajemen Pendidikan
This study aims to analyze and describe the curriculum, learning, infrastructure, human resource quality, financing, as well as supporting and inhibiting factors in the implementation of School Governance education in three Islamic Schools in Pasuruan Regency. The study used a qualitative design with data collection through in-depth interviews, observation and documentation. The data validity techniques used were credibility, transferability, dependability and confirmability. The results showed that the implementation of the curriculum and learning in the three Islamic Schools integrated the learning of yellow books, moral education, memorization of the Qur'an, and contextual learning through the sorogan and bandongan methods combined with a modern approach. The available facilities and infrastructure, such as classrooms, prayer rooms, libraries, sanitation facilities, and simple technology-based learning media, have supported the learning process although they still require development. The quality of human resources of teachers and education personnel demonstrated good competence through continuous training and development. Education financing comes from BOP funds, community donations, ZIS institutions, and internal fundraising that is managed transparently to support free education for students. Supporting factors include community support, madrasah leadership, guardian participation, and government assistance, while inhibiting factors include limited funding, infrastructure, and teacher certification. Based on a cross-site analysis, the three madrasahs share similarities in upholding traditional Islamic educational values while adapting to current developments through learning innovations and more modern educational management. Therefore, the implementation of educational services is influenced by curriculum integration, human resource quality, infrastructure, financing, and community support in realizing quality and sustainable Islamic education.
Keywords: Educational Governance, Madrasah Diniyah, Educational Management