HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN PEMBENTUKAN MODAL SOSIAL PADA SISWA SMAN 1 KAMAL MADURA
THE RELATIONSHIP BETWEEN PHYSICAL ACTIVITY AND SOCIAL CAPITAL AMONG STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL 1 KAMAL MADURA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan pembentukan modal sosial, dan seberapa signifikan kontribusi aktivitas fisik terhadap pembentukan modal sosial. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2024 di SMAN 1 Kamal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Variabel dari penelitian ini yaitu aktivitas fisik sebagai variabel bebas, dan modal sosial sebagai variabel terikat. Populasi dari penelitian ini sebanyak 1.077 siswa berdasarkan dari Data Pokok Pendidikan tahun ajaran 2024/2025. Sampel pada penelitian ini sebanyak 105 siswa yang ditentukan berdasarkan rumus slovin dengan margin of error sebesar 10%. Penentuan sampel penelitian menggunakan teknik Cluster Random Sampling yang dilakukan bersama Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dengan bantuan Wheels of Name. Instrumen pada penelitian ini yaitu Physical Activity Questionnaire Adolescents (PAQ-A), dan kuesioner modal sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner atau angket yang disebarkan kepada sampel penelitian menggunakan Google Forms. Teknik analisis data pada penelitian ini meliputi Analisis Deskriptif, Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov, Uji Linearitas ANOVA, dan Uji Hipoteisis Pearson Correlation. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan modal sosial pada siswa SMAN 1 Kamal dengan nilai koefisien korelasi 0,301 dan nilai signifikan 0,002 < 0,05. Besar hubungan aktivitas fisik terhadap modal sosial yaitu 9,1%. Nilai koefisien korelasi menunjukkan kekuatan korelasi yang lemah, dan hubungan yang positif. Kesimpulan pada penelitian ini adalah aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan pembentukan modal secara positif meskipun dengan kekuatan korelasi yang lemah.
Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Modal Sosial, PAQ-A
This research aims to determine the relationship between physical activity and the formation of social capital, and how significant the contribution of physical activity is to the formation of social capital. This research was carried out in December 2024 at SMAN 1 Kamal Madura. This research uses quantitative correlational research methods. The variables of this research are physical activity as the independent variable, and social capital as the dependent variable. The population of this study was 1.077 students based on Data Pokok Pendidikan for the 2024/2025 academic year. The sample in this study was 105 students who were determined based on the Slovin’s formula with a margin of error 10%. The sampling technique employed is Cluster Random Sampling, conducted in collaboration with the Vice Principal for Curriculum, assisted by a Wheels of Name tool. The instruments in this research are the Physical Activity Questionnaire Adolescents (PAQ-A), and the social capital questionnaire. The data collection technique uses a questionnaire which is distributed to the research sample using Google Forms. Data analysis techniques in this research include Descriptive Analysis, Kolmogorov-Smirnov Normality Test, ANOVA Linearity Test, and Pearson Correlation Hypothesis Test. The results of this study show that there is a significant relationship between physical activity and social capital in students at SMAN 1 Kamal with a correlation coefficient = 0.301 and a significant value of 0.002 < 0.05. The contribution of physical activity to social capital is 9.1%. The correlation coefficient value shows the strength of the correlation is weak, and the relationship is positive. The conclusion of this study is that physical activity has a significant positive relationship with social capital formation, despite the weak correlation strength.
Keyword: Physical Activity, Social Capital, PAQ-A