MAKNA KELITERALAN PADA TUTUR EKSPRESIF
DALAM ANIME BARAKAMON (ばらかもん) YANG DI PRODUSERI OLEH YOSHIAKATA KOYAMA
THE MEANING OF LITERALISM IN EXPRESSIVE SPEECH IN
THE ANIME BARAKAMON (ばらかもん) PRODUCED BY YOSHIAKATA KOYAMA
Nama : Nur Asilah Firdausi
NIM : 22020104098
Jenjang : S-1
Program Studi : Pendidikan Bahasa Jepang
Fakultas : Bahasa dan Seni
Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya
Pembimbing : Dr. Roni, M.Hum., MA.
Kota : Surabaya
Tahun : 2026
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam anime Barakamon. Fokus penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis tindak tutur ekspresif serta menganalisis bentuk penyampaiannya berdasarkan makna literal dan non-literal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan para tokoh dalam anime Barakamon. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan teknik catat, sedangkan analisis data menggunakan metode padan pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 65 data tindak tutur ekspresif yang terdiri atas 14 data ucapan terima kasih (かんしゃ), 13 data permintaan maaf (しゃざい), 25 data pujian (ほめ), 4 data ucapan selamat (しゅくが), 6 data keluhan (くじょう), dan 3 data ekspresi emosi (かんじょうひょうげん). Berdasarkan bentuk penyampaiannya, ditemukan 36 data berbentuk literal dan 29 data berbentuk non-literal. Bentuk literal digunakan ketika makna tuturan sesuai dengan makna leksikalnya, sedangkan bentuk non-literal dipahami berdasarkan konteks percakapan dan fungsi pragmatisnya. Kategori pujian merupakan tindak tutur ekspresif yang paling dominan ditemukan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur ekspresif dalam anime Barakamon tidak hanya berfungsi untuk mengungkapkan perasaan penutur, tetapi juga mencerminkan hubungan sosial, kesantunan berbahasa dan budaya komunikasi masyarakat Jepang.
Kata kunci: tindak tutur ekspresif, pragmatik, literal, non-literal, anime Barakamon.
THE MEANING OF LITERALITY IN EXPRESSIVE SPEECH ACTS IN THE ANIME BARAKAMON (ばらかもん) PRODUCED BY YOSHIAKATA KOYAMA
Name : Nur Asilah Firdausi
Student ID : 22020104098
Level : S-1
Study Program :Japanese Language Education
Faculty : Languages and Arts
Institution : Universitas Negeri Surabaya
Supervisor : Dr. Roni, M.Hum., MA.
City : Surabaya
Year : 2026
This study aims to describe the forms of expressive speech acts found in the anime Barakamon. The focus of this research is to identify the types of expressive speech acts and to analyze their delivery forms based on literal and non-literal meanings. This research employs a descriptive qualitative method, with data sources derived from the utterances of characters in the anime Barakamon. Data collection techniques were carried out through the listening method and note-taking technique, while data analysis used the pragmatic equivalence method. The results of the study show that 65 expressive speech act data were found, consisting of 14 data of thanking, 13 data of apologizing, 25 data of complimenting, 4 data of congratulating, 6 data of complaining, and 3 data of expressing emotion. Based on the form of delivery, 36 data were found to be literal and 29 data non-literal. The literal form is used when the meaning of the utterance corresponds to its lexical meaning, while the non-literal form is understood based on the conversational context and its pragmatic function. The compliment category is the most dominant expressive speech act found in this study. The results indicate that the use of expressive speech acts in the anime Barakamon not only functions to express the speaker's feelings but also reflects social relationships, linguistic politeness, and the communication culture of Japanese society.
Keywords: expressive speech acts, pragmatics, literal, non-literal, anime Barakamon.