Pengaruh Variasi Arus Dan Clamping Terhadap Distorsi Pada Pengelasan Baja St37 Ketebalan 2,5mm
The Effect Of Current Variation And Clamping On Distortion In The Welding Of 2.5 Mm Thick ST37 Steel
Distorsi pada pengelasan merupakan permasalahan penting pada baja plat tipis seperti ST37 yang dapat menyebabkan kegagalan struktural. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus dan penggunaan clamping terhadap distorsi sudut pada pengelasan SMAW baja ST37 dengan ketebalan 2,5 mm. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan variasi arus 20 A, 30 A, dan 40 A, serta dua kondisi pengelasan yaitu dengan dan tanpa clamping. Pengujian distorsi dilakukan menggunakan dial indicator, kemudian hasilnya dikonversi ke dalam satuan derajat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan arus cenderung meningkatkan distorsi, sedangkan penggunaan clamping terbukti efektif menurunkan nilai distorsi secara signifikan, terutama pada arus tinggi. Nilai distorsi terkecil ditemukan pada arus 30 A dengan clamping, yaitu sebesar 0,0020°, yang menunjukkan bahwa pada arus ini terjadi keseimbangan antara input panas dan kestabilan penjepitan. Sebaliknya, pada arus 40 A tanpa clamping, distorsi mencapai nilai tertinggi sebesar 0,1116°. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara penggunaan clamping dan tanpa clamping pada arus 30 A dan 40 A. Dengan demikian, metode clamping direkomendasikan sebagai pengendali distorsi pada pengelasan baja tipis, khususnya pada arus pengelasan menengah hingga tinggi.
Kata kunci : SMAW, Baja ST37, Distorsi Sudut, Clamping,
Distortion in welding is a critical issue, especially in thin steel plates such as ST37, as it can lead to structural failure. This study aims to investigate the effect of current variation and the use of clamping on angular distortion in Shielded Metal Arc Welding (SMAW) of 2.5 mm thick ST37 steel. An experimental approach was employed using current variations of 20 A, 30 A, and 40 A, under two welding conditions: with and without clamping. Distortion was measured using a dial indicator, and the results were converted into angular degrees. The findings indicate that increasing the welding current tends to increase distortion, while the use of clamping effectively reduces distortion, particularly at higher current levels. The smallest distortion value was recorded at 30 A with clamping, measured at 0.0020°, indicating an optimal balance between heat input and mechanical restraint. In contrast, the highest distortion occurred at 40 A without clamping, reaching 0.1116°. Statistical analysis using the independent t-test confirmed significant differences between clamped and unclamped conditions at 30 A and 40 A. Therefore, the use of clamping is strongly recommended to minimize welding distortion in thin steel plates, especially under medium to high current levels.
Keyword : SMAW, ST37 Steel, Angular Distortion, Clamping,