Pengaruh Segitiga Restitusi terhadap Pembentukan Kedisiplinan dan Kecerdasan Emosional Siswa di SMAN 1 Manyar
The Influence of The Restitution Triangle on The Discipline and Emotional Intelligence of Students at SMAN 1 Manyar.
Mukarromah, Lailatul. 2025. Pengaruh Segitiga Restitusi terhadap Pembentukan Kedisiplinan dan Kecerdasan Emosional Siswa di SMAN 1 Manyar, Program Studi S-2 Manajemen Pendidikan,Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd, M.Pd dan (II) Dr. Ima Widiyanah, M.Pd.
Kata Kunci: Segitiga Restitusi, Kedisiplinan, Kecerdasan Emosional
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Segitiga Restitusi terhadap kedisiplinan dan kecerdasan emosional siswa di SMAN 1 Manyar. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh fungsi pendidikan nasional dalam membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat, serta peran guru sebagai fasilitator yang membimbing sesuai kodrat siswa. Meskipun disiplin sangat penting dan sekolah telah menerapkan berbagai aturan serta sanksi, observasi menunjukkan masih tingginya pelanggaran disiplin dan rendahnya kecerdasan emosional siswa di SMAN 1 Manyar, yang diperkuat oleh data pelanggaran dari tahun 2023-2024. Pendekatan hukuman tradisional dianggap tidak efektif dalam menumbuhkan disiplin diri dan justru dapat berdampak negatif. Segitiga Restitusi, sebagai pendekatan manajemen perilaku yang berfokus pada pemulihan hubungan dan tanggung jawab, ditekankan dalam Kurikulum Merdeka sebagai alternatif yang lebih positif. Konsep ini terdiri dari tiga tahap: menstabilkan identitas, validasi tindakan yang salah, dan menanyakan keyakinan, yang bertujuan membangun disiplin diri dari dalam metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Uji Regresi linear sederhana dan uji Manova (Multivariate Analysis of Variance). Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMAN 1 Manyar sejumlah 1297 siswa, dengan sampel 35 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling dan mengalami masalah kedisiplinan serta kecerdasan emosional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan via Google Form. Hasil analisis menunjukkan bahwa Segitiga Restitusi memiliki pengaruh signifikan terhadap kedisiplinan siswa (signifikansi 0,000 < 0,05; t hitung 4,983) dan pengaruh yang lebih signifikan terhadap kecerdasan emosional siswa (signifikansi 0,000 < 0,05; t hitung 6,041). Analisis multivariat juga mengkonfirmasi bahwa Segitiga Restitusi berpengaruh secara simultan terhadap kedua variabel dependen tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa Segitiga Restitusi adalah strategi holistik yang efektif dalam membentuk karakter disiplin dan mengembangkan kemampuan emosional siswa, yang pada gilirannya dapat menghasilkan perilaku positif dan kemampuan mengelola diri yang lebih baik. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada praktik pendidikan di sekolah-sekolah di Indonesia.
Mukarromah, Lailatul. 2025. The Influence of The Restitution Triangle on The Discipline and Emotional Intelligence of Students at SMAN 1 Manyar. Final Project, Master of Education Management Study Program, Faculty of Education, Surabaya State University. Supervisors: (I) Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd, M.Pd dan (II) Dr. Ima Widiyanah, M.Pd.
Keywords: Restitution Triangle, Discipline, Emotional Intelligence
This study aims to examine the influence of the Restitution Triangle on the discipline and emotional intelligence of students at SMAN 1 Manyar. The background of this research is based on the function of national education in shaping the character and civilized nation that is dignified, as well as the role of teachers as facilitators who guide according to students' nature. Despite the importance of discipline and the various rules and sanctions implemented by the school, observations indicate a high rate of disciplinary violations and low emotional intelligence among students at SMAN 1 Manyar, supported by data on violations from the 2023-2024 academic year. Traditional punitive approaches are considered ineffective in fostering self-discipline and may even have negative impacts. The Restitution Triangle, as a behavior management approach focused on restoring relationships and responsibility, is emphasized in the Independent Curriculum as a more positive alternative. This concept consists of three stages: stabilizing identity, validating wrongful actions, and questioning beliefs, aimed at building self-discipline from within. This research employs a quantitative approach with a simple linearregression test and a MANOVA test (Multivariate Analysis of Variance) design. The population of the study includes all 1,297 students of SMAN 1 Manyar, with a sample of 35 students selected using random sampling techniques who experience disciplinary and emotional intelligence issues. Data were collected through questionnaires distributed via Google Forms. The analysis results show that the Restitution Triangle has a significant influence on student discipline (significance 0.000 < 0.05; t count 4,983) and an even more significant influence on students' emotional intelligence (significance 0.000 < 0.05; t count 6,041). Multivariate analysis also confirms that the Restitution Triangle simultaneously affects both dependent variables. These findings indicate that the Restitution Triangle is an effective holistic strategy in shaping disciplined character and developing students' emotional capabilities, which in turn can produce positive behavior and better self-management skills. This research is expected to contribute to educational practices in schools across Indonesia.