PERAN E-LIBRARY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM LITERASI NUMERASI DI SEKOLAH DASAR
THE ROLE OF E-LIBRARY AS AN INTERACTIVE LEARNING MEDIA IN NUMERATION LITERACY IN PRIMARY SCHOOLS
ABSTRAK
Dewi, Khristi Rosika. 2025. Peran E-Library Sebagai Media Pembelajaran Interaktif Dalam Peningkatan Literasi Numerasi di Sekolah Dasar. Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Dasar, Universitas negeri Surabaya. Pembimbing: (1) Dr Heru Subrata,. M.Si (2) Dr. Ari Metalin Ika Puspita, S.Pd.SD.,M.Pd.
Kata kunci: Peran E-library, Media Pembelajaran Interaktif, Peningkatan Literasi Numerasi
Era digital telah mendorong transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk munculnya e-library sebagai inovasi teknologi yang potensial dalam literasi numerasi di sekolah dasar. E-library menyediakan akses fleksibel terhadap berbagai sumber belajar digital yang mendukung pembelajaran interaktif dan mandiri, sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang menekankan penguatan kompetensi dasar dan pembentukan profil pelajar Pancasila. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur dan literasi digital. Penelitian ini mengeksplorasi peran e-library dalam literasi numerasi melalui pendekatan mixed-methods, serta memberikan rekomendasi strategis bagi optimalisasi penggunaannya di lingkungan pendidikan dasar, khususnya di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran e-library sebagai media pembelajaran interaktif dalam literasi numerasi di sekolah dasar khususnya di SDN Kletek Kec. Taman. Mencakup penggunaan e-library dalam mendukung pemahaman konsep literasi numerasi, serta bagaimana siswa merespon pengalaman pembelajaran melalui platform digital, dalam (1) menjabarkan permasalahan dan tantangan literasi numerasi di sekolah dasar, (2) memperoleh data hasil penerapan e-library perpustakaan aksara sebagai media pembelajaran interaktif. (3) memperoleh data kontribusi e-library terhadap peningkatan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Oleh karena itu diperlukan penelitian dalam mengungkap peran e-library sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan literasi numerasi di sekolah dasar. Dalam penelitian berpendekatan MMR (Mixed Method Research) dengan pendekatan sequential explanatory design, dimana data kuantitatif dikumpulkan dan dianalisis terlebih dahulu kemudian data kualitatif dianalisis secara mendalam. Hal ini ditinjau dari sudut pemerolehan data dalam waktu yang relative panjang, yakni 1 tahun. Data kuantitatif didapat dari rapot Pendidikan tahun 2023 dan 2024, data penilaian harian di kelas, hasil belajar siswa kelas V semester 2 tahun 2024, dan semester 1 tahun 2025. Diperkuat dengan data kualitatif dari instrumen wawancara, angket questioner, dan observasi/ pengamatan peneliti. Yang diintegrasi data triangulasi, menggabungkan temuan kuantitatif dan kualitatif. Kemudian diinterpretasikan dalam kontektual temuan yang melibatkan siswa, guru, dan walimurid sebagai partisipan utama. Sesuai dengan tujuan (1) hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat permasalahan dan tantangan pembelajaran literasi numerasi 72% meliputi kesiapan infrastruktur, kendala teknis dalam penerapan e-library, akses yang belum merata, pemahaman dan penguasaan teknologi oleh siswa, literasi digital siswa yang beragam, dan keterbatasan waktu penggunaan e-library, Selanjutnya pada tujuan (2) E-library merupakan media interaktif 100% hal tersebut karena e-library merupakan aplikasi digital interaktif yang dapat diakses dengan internet, menyediakan fitur dan materi yang melibatkan unsur visual, audio dan kinestetik, dalam buku, video, cerita dongeng, game runnermath. Pada tujuan (3) E-library 86% berkontribusi dalam literasi numerasi siswa yang tampak dalam fitur game dan variasi materi membuat siswa dapat fokus dan aktif berpartisipasi dalam pembelajaran literasi dan numerasi, dan terdapat keterbatasan penelitian berupa 62% menilai sarana prasarana SDN Kletek belum menunjang keberlangsungan e-library aksara, selain itu meskipun e-library memiliki keunggulan interaktif dan variatif,namun tetap memerlukan bimbingan langsung dari guru sebagai control implementasi dan memberi umpan balik bagi siswa. Pentingnya penelitian secara berkelanjutan membutuhkan peran semua pihak terkait berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, interaktif, dan mendukung keberlanjutan peningkatan literasi numerasi siswa di sekolah dasar.
ABSTRACT
Dewi, Khristi Rosika. 2025. The Role of E-Library as an Interactive Learning Medium in Enhancing Numeracy Literacy in Elementary Schools. Thesis. Master's Program in Elementary Education, Universitas Negeri Surabaya. Advisors: (1) Dr. Heru Subrata, M.Si., (2) Dr. Ari Metalin Ika Puspita, S.Pd.SD., M.Pd.
Keywords: Role of E-Library, Interactive Learning Media, Numeracy Literacy Enhancement
The digital era has driven significant transformations in the field of education, including the emergence of e-libraries as a technological innovation with strong potential to support numeracy literacy in elementary schools. E-libraries offer flexible access to a wide range of digital learning resources that promote interactive and independent learning, aligning with the objectives of the Merdeka Curriculum, which emphasizes the strengthening of core competencies and the development of the Pancasila Student Profile. However, the implementation of e-libraries continues to face challenges, such as limited infrastructure and varying levels of digital literacy. This study explores the role of e-libraries in numeracy literacy through a mixed-methods approach and provides strategic recommendations for optimizing their use within primary education settings, particularly in the Taman District, Sidoarjo Regency. This study aims to examine the role of the e-library as an interactive learning medium in enhancing numeracy literacy in elementary schools, specifically at SDN Kletek, Taman District. It focuses on the use of the e-library to support the understanding of numeracy literacy concepts, as well as how students respond to learning experiences through digital platforms, by (1) describing the problems and challenges of numeracy literacy in elementary schools, (2) obtaining data on the implementation of the "Perpustakaan Aksara" e-library as an interactive learning medium, and (3) collecting data on the e-library’s contribution to improving numeracy literacy among elementary school students. Therefore, research is needed to reveal the role of the e-library as an interactive learning medium in enhancing numeracy literacy at the elementary school level. This research employs a Mixed Method Research (MMR) approach with a sequential explanatory design, in which quantitative data is collected and analyzed first, followed by in-depth qualitative data and analyzed. The data collection spanned approximately one year. Quantitative data were obtained from educational report cards in 2023 and 2024, daily classroom assessments, and the academic achievements of fifth-grade students in the second semester of 2024 and the first semester of 2025. This was supported by qualitative data collected through interviews, questionnaires, and researcher observations. The data were integrated using triangulation methods, combining both quantitative and qualitative findings. These findings were then interpreted contextually, involving students, teachers, and parents as the primary participants. In accordance with the first research objective, the findings indicate that there are issues and challenges in numeracy literacy learning, as reported by 72% of participants. These include infrastructure readiness, technical difficulties in implementing the e-library, unequal access, limited student understanding and mastery of technology, varying levels of students’ digital literacy, and time constraints in using the e-library. Regarding the second objective, the e-library is considered 100% an interactive learning medium. This is due to its nature as a digital application accessible via the internet, offering features and content that incorporate visual, audio, and kinesthetic elements—such as digital books, videos, fairy tales, and the RunnerMath game. For the third objective, the e-library was found to contribute 86% to the improvement of students' numeracy literacy. This contribution is evident through engaging features such as educational games and varied content formats that help students remain focused and actively participate in literacy and numeracy learning. However, the study also identified limitations, with 62% of respondents indicating that the facilities and infrastructure at SDN Kletek do not adequately support the sustainability of the Aksara e-library. Furthermore, although the e-library offers interactive and varied features, it still requires direct guidance from teachers to monitor implementation and provide feedback to students. The importance of ongoing research calls for collaboration among all stakeholders to create an inclusive, interactive learning environment that supports the sustainable improvement of numeracy literacy in elementary schools.