PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERMEDIA KOMIK PADA MATERI TEKS PERSUASIF UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 18 SURABAYA
DEVELOPMENT OF TEACHING MATERIALS WITH COMIC MEDIA ON PERSUASIVE TEXT MATERIAL FOR CLASS VIII STUDENTS OF SMPN 18 SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar bermedia komik pada materi teks persuasif untuk kelas VIII SMPN 18 Surabaya. Bahan ajar tersebut akan memudahkan peserta didik dalam pembelajaran dan membantu guru untuk menyampaikan materi.
Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan metode pengembangan ADDIE. Produk yang dikembangkan adalah bahan ajar bermedia komik materi teks persuasif yang berisi komik yang menjelaskan konsep dari teks persuasif. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 18 Surabaya yang diambil berdasarkan saran dari guru pengampu pelajaran Bahasa Indonesia, yaitu kelas VIII F dan VIII Terbuka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik angket, wawancara, observasi, dan tes. Data yang diambil mengenai penilaian terhadap bahan ajar dari segi kualitas, yaitu validasi isi, desain, dan praktisi, keefektifannya dalam pembelajaran, dan kepraktisannya. Analisis hasil data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil dari penelitian ini adalah proses pengembangan bahan ajar bermedia komik dan kualitas bahan ajar bermedia komik. Hasil analisis yang didapatkan dari proses pengembangan bahan ajar bermedia komik meliputi tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Hasil analisis kualitas bahan ajar yang meliputi tiga hal yaitu, validasi, keefektivan, dan kepraktisan, mendapatkan kategori “sangat baik”. Hal tersebut didapatkan dari hasil validasi yang menyatakan bahwa dua dari tiga ahli memberikan skor dengan kategori “sangat baik”. Pada kualitas keefektivan, hasil perolehan nilai tes akhir \didapatkan skor rata-rata sebesar 86 dan 80,6 yang lebih besar dari pada nilai ketuntasan yaitu 75 sehingga dapat juga dikatakan tuntas atau sangat baik dan hasil observasi yang berkategori sangat baik. Pada analisis kepraktisan didapatkan skor sebesar 91,55% dan 89,95% yang juga berkategori “sangat baik”.
This study aims to develop teaching materials with comic media on persuasive text material for class VIII SMPN 18 Surabaya. The teaching materials will facilitate students in learning and help teachers to deliver the material.
This research is a development research that uses the ADDIE development method. The product developed is a comic-media teaching material on persuasive text material which contains comics that explain the concept of persuasive text. The subjects of this study were students of class VIII of SMPN 18 Surabaya who were taken based on the suggestion of the Indonesian language teacher, namely class VIII F and VIII Terbuka. Data collection techniques were carried out using questionnaires, interviews, observations, and tests. The data taken regarding the assessment of teaching materials in terms of quality, namely content validation, design, and practitioners, effectiveness in learning, and practicality. Analysis of data results was carried out quantitatively and qualitatively descriptive.
The results of this study are the process of developing teaching materials with comic media and the quality of teaching materials with comic media. The results of the analysis obtained from the process of developing teaching materials with comic media include the analysis stage, design stage, development stage, implementation stage, and evaluation stage. The results of the analysis of the quality of teaching materials which include three things, namely, validation, effectiveness, and practicality, get a "very good" category. This was obtained from the validation results which stated that two of the three experts gave scores in the "very good" category. In the quality of effectiveness, the results of the acquisition of the final test scores obtained an average score of 86 and 80.6 which is greater than the completeness value of 75 so that it can also be said to be complete or very good and the observation results are categorized as very good. In the practicality analysis, the scores were 91.55% and 89.95% which were also categorized as "very good".