Digital Library
Perpustakaan Universitas Negeri Surabaya
Home
Login
Hub. Kami
Statistik
Tipe Dokumen
- Pilih -
Disertasi
Karya Akhir S1
Karya Akhir S2
Karya Akhir S3
Skripsi
Tesis
Tugas Akhir D3
Tugas Akhir D4
Fakultas
- Pilih -
Fak. Ilmu Pendidikan
Fak. Bahasa & Seni
Fak. Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Fak. Ilmu Sosial & Hukum
Fak. Teknik
Fak. Ekonomi
Pasca Sarjana
Fak. Vokasi
Fak. Ekonomi
Fak. Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
Judul
Penulis
Search
Advanced Search
Jenis Dokumen
Disertasi
Karya Akhir S1
Karya Akhir S2
Karya Akhir S3
Skripsi
Tesis
Tugas Akhir D3
Tugas Akhir D4
Fakultas
Ilmu Pendidikan
Bahasa & Seni
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Ilmu Sosial & Politik
Hukum
Psikologi
Teknik
Ekonomika dan Bisnis
Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan
Vokasi
Pascasarjana
NARASI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM ROMAN TETRALOGI
BURU
KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
Kode Dokumen
:
0012/PASCA-T-BASTRA/2025
Penulis Utama
:
Dandy Ashghor Dawudi
NIM Penulis Utama
:
23020835002
Tahun
:
2025
Judul ID
:
NARASI PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA DALAM ROMAN TETRALOGI
BURU
KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER
Judul EN
:
THE NARRATIVE OF KI HAJAR DEWANTARA'S EDUCATION IN THE
BURU
TETRALOGY ROMAN BY PRAMOEDYA ANANTA TOER
Sumber
:
UNESA - Fakultas Bahasa dan Seni - Jurusan S2 Pendidikan Bahasa dan Sastra - 23020835002 - 2025
Jenis Dokumen
:
Tesis
Abstrak ID
:
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan narasi edukasi yang terkandung dalam roman tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer menggunakan pemikiran pancadharma pendidikan yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif studi pustaka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan naratologi Walter Fisher. Data yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi frasa, kata dan kalimat yang menggambarkan beragam feomena dalam cerita yang terkandung dalam roman tetralogi Buru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah baca, catat, dan koding. Variabel yang digunakan sebagai acuan analisis meliputi narasi kemerdekaan, narasi kodrat alam, narasi kebudayaan, narasi kebangsaan, dan narasi kemanusiaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data dilakukan dengan teknik trianggulasi, asistensi dan jejak pendapat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa narasi-narasi dalam roman tetralogi Buru mengandung unsur unsur pendidikan sebagaimana yang secara fundamental digagas oleh Ki Hajar Dewantara dalam pancadharma pendidikan. Adapun unsur tersebut meliputi narasi kemerdekaan, narasi kodrat alam, narasi kebudayaan, dan narasi kemanusiaan. Berangkat dari hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa roman tetralogi Buru karya Pramoedya Ananta Toer sangat relevan digunakan sebagai media pembelajaran sastra dalam rangka mendidik, membangun kebudayaan progresif untuk menjawab tantangan zaman.
Abstrak EN
:
This study aims to reveal the educational narratives contained in the Buru Tetralogy novels by Pramoedya Ananta Toer using the concept of pancadharma education as formulated by Ki Hajar Dewantara. This research is a qualitative library study. The approach employed is Walter Fisher’s narratological approach. The data analyzed in this study consist of phrases, words, and sentences that depict various phenomena within the stories of the Buru Tetralogy. Data collection techniques include reading, note-taking, and coding. The analytical variables used as reference include narratives of independence, natural law, culture, nationalism, and humanity. The data analysis techniques consist of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation, assistance, and opinion tracking. The findings indicate that the narratives within the Buru Tetralogy encompass educational elements that fundamentally align with Ki Hajar Dewantara’s concept of pancadharma education. These elements include narratives of independence, natural law, culture, and humanity. Based on these findings, it can be concluded that Pramoedya Ananta Toer’s Buru Tetralogy is highly relevant as a literary learning medium to educate and cultivate a progressive culture in response to the challenges of the times.
Link Artikel
File Abstrak
File Lampiran