Strategi Pendidikan Demokrasi di Satuan Pendidikan SMP Negeri 2 Kunjang Kabupaten Kediri
Democracy Education Strategy in Education Unit SMP Negeri 2 Kunjang Kediri District
Pendidikan demokrasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Pengenalan nilai-nilai demokrasi tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan pembelajaran, tetapi harus memberikan pengalaman langsung yang dirasakan oleh siswa. Namun, penerapan nilai-nilai demokrasi dalam lingkungan sekolah tidak selalu berjalan mulus. Faktor budaya keluarga, kondisi sosial politik di sekitar sekolah, dan pengetahuan siswa menjadi tantangan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan strategi yang dilakukan dalam melaksanakan pendidikan demokrasi di SMP Negeri 2 Kunjang Kabupaten Kediri. Penelitian ini menggunakan teori Fred R. David dan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sekolah memiliki Strategi utama, yaitu mengintegrasikan pembelajaran dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Tema Suara Demokrasi. Kegiatan yang mendukung strategi tersebut adalah menekankan penyelesaian tugas secara berkelompok dan memberi kebabasan siswa menemukan informasi sendiri dari berbagai sumber belajar. Strategi kedua, yaitu dengan praktik demokrasi melalui pemilihan ketua OSIS. Kegiatan yang mendukung strategi ini adalah pemberian kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk menjadi calon ketua OSIS atau penyelenggara pemilihan. Siswa juga diberikan kebebasan untuk menyampaikan ekspresi melalui kegiatan kampanye dan pemilihan yang dibuat mirip dengan pemilihan di tingkat negara. Strategi ketiga, yaitu dengan membangun rasa persaudaraan melalui kegiatan sosial kekeluargaan. Kegiatan yang mendukung strategi ini adalah program mengunjungi warga sekolah yang tertimpa musibah.
Kata Kunci : Strategi, Demokrasi, Pelajar Pancasila, Persaudaraan
Democratic education has an important role in shaping students' character. The introduction of democratic values is not enough to be done through learning activities, but it must provide direct experience for students. However, the application of democratic values in the school environment does not always run smoothly. Family cultural factors, socio-political conditions around the school, and students' knowledge become challenges. This study aims to describe the strategies used in implementing democracy education at SMP Negeri 2 Kunjang, Kediri Regency. This research uses Fred R. David's theory and uses a qualitative research approach with descriptive methods. The data collection techniques used are interviews, observation and documentation. The data validity test in this research is source triangulation with data analysis using the Miles and Huberman model.
The results of this study show that the school has a main strategy, namely integrating learning with the Pancasila Student Profile Strengthening Project on the theme of Voice of Democracy. Activities that support this strategy are emphasizing the completion of tasks in groups and giving students the freedom to find their own information from various learning sources. The second strategy is to practice democracy through the election of student council leaders. Activities that support this strategy are providing the widest possible opportunity for students to become candidates for student council chairman or election organizers. Students are also given the freedom to express themselves through campaign and election activities that are made similar to elections at the state level. The third strategy is to build a sense of brotherhood through social family activities. Activities that support this strategy are the program to visit school residents who have been hit by a disaster
Keywords: Strategy, Democracy, Pancasila Students, Brotherhood