Pengembangan Perangkat Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Mgames Science Untuk Mereduksi Miskonsepsi Materi Arus Listrik Searah
Development of Guided Inquiry Learning Tools Assisted by Mgames Science to Reduce Misconceptions of Direct Electric Current
Kata-kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Mgames Science, Miskonsepsi, Arus Listrik Searah
Penelitian ini bertujuan menghasilkan perangkat pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan Mgames Science yang valid, praktis, dan efektif untuk mereduksi miskonsepsi peserta didik SMA pada materi arus listrik searah. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D dengan tahapan pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Tahap Implementasi dilaksanakan di SMAS Al Hikam Bangkalan dan SMAS Ma’arif Bangkalan pada semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan divalidasi oleh tiga validator terdiri dari tiga dosen Fisika, Universitas Negeri Surabaya yang telah menempuh pendidikan doktor. Teknik pengumpulan data berupa observasi, tes dan angket, selanjutnya dianalisis secara menggunakan metode campuran yaitu deskriptif kuantitatif terlebih dahulu berdasarkan nilai rerata validitas, keterlaksanaan, aktivitas peserta didik, penurunan miskonsepsi dan respon peserta didik. Data kuantitatif tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif berdasarkan kategorinya masing-masing.
Data hasil penilaian yang diperoleh adalah sebagai berikut: validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori sangat valid; penilaian keterlaksanaan pembelajaran memiliki kategori sangat baik; persentase rata-rata miskonsepsi peserta didik berkurang dari 82,4% menjadi 17,7% sedangkan pemahaman konsep peserta didik meningkat. Miskonsepsi peserta didik tidak dapat hilang sepenuhnya karena miskonsepsi bersifat resisten dan tahan akan perubahan; sebagian besar peserta didik memberikan respons positif terhadap komponen pembelajaran dan menunjukkan minat yang baik untuk mengulangi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan Mgames Science.
Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah layak digunakan (memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan) untuk mereduksi miskonsepsi peserta didik dengan pengaturan waktu yang baik dari guru kelas.
Keywords: Guided Inquiry, Mgames Science, Misconceptions, Direct Electric Current
This study aims to produce a guided inquiry learning tool assisted by Mgames Science that is valid, practical, and effective to reduce the misconceptions of high school students on the direct electric current material. This study uses a 4D development model with the stages of defining, designing, developing, and disseminating. The implementation phase was carried out at SMAS Al Hikam Bangkalan and SMAS Ma'arif Bangkalan in the odd semester of the 2021/2022 academic year using the One Group Pretest-Posttest Design. The learning tools that have been developed were validated by three validators consisting of three Physics lecturers from the State University of Surabaya who have received doctoral education. Data collection techniques in the form of observations, tests and questionnaires, then analyzed using mixed methods, namely quantitative descriptive first based on the average value of validity, implementation, student activities, reducing misconceptions and student responses. The quantitative data were then analyzed qualitatively based on their respective categories.
The data obtained from the assessment results are as follows: the validity of the developed learning tools is categorized as very valid; the assessment of the implementation of learning has a very good category; the average percentage of students' misconceptions decreased from 82.4% to 17.7% while students' understanding of concepts increased. Students' misconceptions cannot completely disappear because misconceptions are resistant and resistant to change; Most of the students gave a positive response to the learning component and showed good interest in repeating the learning using the guided inquiry learning model assisted by Mgames Science.
Based on the data analysis, it can be concluded that the learning tools developed are feasible to use (meet the criteria of validity, practicality and effectiveness) to reduce students' misconceptions with good timing from the classroom teacher.