Determinan yang Memengaruhi Perilaku Membuang Limbah di Aliran Sungai Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo
Determinants Affecting Waste Disposal Behavior Along The Ngelom River, Taman Subdistrict, Sidoarjo City
Pencemaran sungai akibat limbah rumah tangga masih menjadi persoalan lingkungan yang serius di berbagai wilayah urban, termasuk di aliran Sungai Ngelom, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Permasalahan ini bukan hanya berdampak pada ekosistem perairan, tetapi juga mengancam kesehatan dan kualitas hidup masyarakat sekitar. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor sosial dan struktural yang memengaruhi perilaku membuang limbah rumah tangga, agar intervensi kebijakan dan program lingkungan dapat lebih efektif dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linier berganda, ditemukan bahwa norma sosial berpengaruh signifikan terhadap perilaku membuang limbah, sebagaimana ditunjukkan oleh koefisien sebesar 0,746 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Artinya, kesadaran kolektif dan kontrol sosial informal memainkan peran penting dalam membentuk perilaku ramah lingkungan. Sebaliknya, pemanfaatan fasilitas dan kebijakan tidak berpengaruh signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan perilaku lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan penyediaan infrastruktur dan regulasi, tetapi harus disertai dengan penguatan nilai sosial dan partisipasi masyarakat secara aktif dan berkelanjutan.
River pollution caused by household waste remains a serious environmental issue in many urban areas, including along the Ngelom River in Taman District, Sidoarjo. This problem not only affects aquatic ecosystems but also poses threats to public health and the quality of life of surrounding communities. The urgency of this study lies in the need to understand the social and structural factors that influence household waste disposal behavior, so that environmental policies and intervention programs can be more effective and contextually relevant. Using a quantitative approach and multiple linear regression analysis, this study found that social norms have a significant influence on waste disposal behavior, as indicated by a regression coefficient of 0.746 and a significance value of 0.000 (p < 0.05). This means that collective awareness and informal social control play a crucial role in shaping environmentally responsible behavior. In contrast, the use of waste disposal facilities and existing policies showed no statistically significant influence. These findings highlight that behavioral change in environmental practices cannot rely solely on infrastructure and regulation, but must be supported by the strengthening of social values and active community participation.